Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Badung

DIDUGA Tersambar Petir Saat Hujan Deras, Pura Kawit Gusti Celuk di Kapal Terbakar!

Kebakaran itu terjadi diduga karena sambaran petir, saat hujan deras melanda wilayah Badung. 

Tribun Bali/ISTIMEWA
EVAKUASI - Dinas Kebakaran dan Penyelamatan Badung, saat melakukan pemadaman api di Pura Kawit Gusti Celuk yang berlokasi di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Minggu 15 Maret 2026 malam. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA  – Pura Kawit Gusti Celuk yang berlokasi di Lingkungan Dukuh Kembang, Kelurahan Kapal, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mengalami kebakaran Minggu 15 Maret 2026 malam.

Kebakaran itu terjadi diduga karena sambaran petir, saat hujan deras melanda wilayah Badung

Kapolsek Mengwi, Anak Agung Gede Rai Darmayasa melalui Ps Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.00 Wita, setelah warga melihat api muncul dari bagian atap pelinggih meru.

"Kemarin malam kebakarannya, bahkan saat malam itu pemadam kebakaran Badung langsung turun ke lokasi," ujarnya Senin 16 Maret 2026. 

Baca juga: JAMBRET Sasar WNA Ditangkap! Spesialis Lintas Kabupaten, Beraksi di Klungkung, Karangasem & Denpasar

Baca juga: TABRAK Tiang Telepon di Pinggir Jalan, Sudartaya Tewas, Ini Kata Polres Buleleng

Salah satu saksi Niluh Swastiaryani (58) mengakui sebelumnya sekitar pukul 19.30 Wita, mendengar suara petir dan kilat di sekitar rumahnya saat hujan turun.

Setelah melakukan pengecekan dan tidak menemukan kerusakan di rumahnya, dan kemudian melaksanakan sembahyang di sanggah miliknya.

"Nah setelah selesai sembahyang, dia melihat ke arah pura yang berada di sebelah rumahnya dan melihat api sebesar cahaya lampu di bagian meru," ujarnya kepada aparat kepolisian. 

Mengetahui hal tersebut, dirinya kemudian meminta anaknya memukul kulkul sebagai tanda bahaya agar warga sekitar datang membantu. Warga yang berdatangan selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Badung.

"Tim pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WITA setelah empat unit mobil damkar dikerahkan ke lokasi," sambung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti. 

Dari hasil olah tempat kejadian perkara, sekitar tiga per empat bagian atap pura yang terbuat dari ijuk hangus terbakar. Selain itu, kebakaran juga menyebabkan kerusakan pada pelinggih meru serta pelinggih Pelik Sari.

"Kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut," bebernya.

Lebih lanjut pihaknya mengakui jika  kebakaran terjadi akibat sambaran petir, mengingat saat kejadian kondisi cuaca sedang hujan disertai kilat dan petir

"Api malam kemarin sudah langsung dipadamkan. Namun untuk perbaikan menjadi kewenangan pengempon pura," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved