Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Siap Tangkap Pelaku,  Kapolres Badung Turun ke TKP Pembunuhan WNA Belanda

Siap Tangkap Pelaku,  Kapolres Badung Turun ke TKP Pembunuhan WNA Belanda

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
TKP - Kapolres Badung saat turun langsung ke TKP Villa Amira, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara pada Selasa 24 Maret 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Usai menerima laporan kasus pembunuhan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah Kerobokan, Kuta Utara Badung, Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba, S.H., S.I.K., M.H langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlokasi di Villa Amira, Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara.

Kedatangan orang nomor satu di Polres Badung itu guna memastikan TKP dan memastikan kronologi setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi. Selain itu kasat reskrim AKP Azarul Ahmad juga tampak hadir menjelaskan dugaan kronologi yang dilakukan pelaku dalam membunuh korban.

Dari hasil pemeriksaan saat ini pacar korbar kuat menjadi saksi karena ada dilokasi kejadian saat korban dibunuh dengan dua orang yang tidak dikenalnya. Bahkan saksi pacar korban dengan inisial PI (30) yang beralamat di Legian, Kuta menjadi saksi untuk terungkapnya kasus itu.

Baca juga: Atasi Sampah Organik, Pemkot Denpasar Bagikan 40 Ribu Komposter Bag Dibagikan ke Warga

Kapolres Badung pada kesempatan itu berjanji akan mengusut tuntas dan mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan dua orang dengan menggunakan sepeda motor itu.

Seperti diketahui Ps Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan peristiwa berdarah itu terjadi sekitar pukul 22.50 Wita. Bahkan korban ditikam saat baru saja pulang bersama kekasihnya.

Baca juga: 40 Ribu Komposter Bag Dibagikan Ke Warga Denpasar Bali Untuk Atasi Sampah Organik

Namun, sebelum kejadian, keduanya sempat melihat dua pria mencurigakan berboncengan sepeda motor matic warna hitam. Salah satu pelaku mengenakan jaket ojek online lengkap dengan helm hitam dan masker biru, sementara rekannya memakai kaos orange tanpa helm.

"Keduanya sempat berbalik arah di ujung gang, seolah memantau situasi," ujarnya.

Merasa ada yang janggal, korban langsung menghentikan langkah dan meminta sang kekasih mengunci vila. Namun kecurigaan itu berubah menjadi kenyataan mengerikan.

Tak berselang lama, dua pria tersebut kembali dan langsung menyerang korban secara membabi buta menggunakan pisau.


"Korban tak berkutik saat tubuhnya  tikaman di sejumlah bagian vital," bebernya.


Sang kekasih yang panik sempat dikejar salah satu pelaku hingga terpaksa melarikan diri ke vila lain dalam kondisi gelap. Dari kejauhan, ia menyaksikan korban terus diserang tanpa ampun.


Pelaku bahkan sempat masuk ke area vila korban, namun kembali keluar dan melanjutkan aksinya di luar. Tidak lama kedua pelaku langsung kabur.


"Setelah memastikan situasi aman, saksi mendekati korban yang sudah terkapar bersimbah darah dan berteriak meminta pertolongan. Bahkan sempat menghubungi pemilik villa," jelasnya 


Diakui, saksi lain di sekitar lokasi juga mengaku mendengar teriakan tersebut. Bahkan juga sempat melihat dua pelaku kabur menggunakan motor sambil membawa pisau, namun tidak berani mendekat karena takut menjadi sasaran.


"Korban kemudian dilarikan ke RS BIMC menggunakan ambulans. Sayangnya, saat tiba di rumah sakit, kondisinya sudah kritis dan tidak sadarkan diri," jelanya

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved