Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

2 BULAN Sudah Berproses! Jabatan 10 Kadis di Badung Masih Kosong

Namun kabarnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung masih terus mencari 'nahkoda' yang pas alias ideal

Tayang:
Tribun Bali/ISTIMEWA
SOSOK - Kepala BKPSDM Badung, Wayan Putra Yadnya. 

TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah kepala dinas (Kadis) di Kabupaten Badung sampai saat ini belum juga terisi. Padahal proses untuk mengisi kekosongan itu hampir berlangsung selama dua bulan. 

Namun kabarnya, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Badung masih terus mencari 'nahkoda' yang pas alias ideal untuk mengemban tugas tesebut. Jabatan Kadis itu pun kini dipertanyakan, mengingat Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa terus menerus menyebutkan akan mencari pegawai yang pintar bekerja.

Adapun kekosongan jabatan itu mulai dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (DiskopUKMP), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK). 

Baca juga: TEMBUS 3.152 Orang dalam Sehari, Terminal Mengwi Diserbu Pemudik!

Baca juga: JAGA Citra di Mata Investor Global! Polda Bali Komitmen Berantas Kasus Penipuan Investasi di Bali

Kemudian kursi Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud), Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

Kepala BKPSDM Badung, Wayan Putra Yadnya yang dikonfirmasi Jumat (27/3) mengakui jika sampai saat ini jabatan untuk 10 kepala dinas itu masih kosong dan masih dalam proses penjaringan.

"Iya sampai saat ini masih dalam proses," ujar Wayan Putra Yadnya.

Pihaknya mengakui, sejatinya Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, sudah menginginkan secepatnya diisi. Hanya saja prosesnya membutuhkan waktu.

"Sebenarnya keinginan pimpinan juga secepatnya nggih. Namun masih berproses," ungkapnya.

Namun sampai saat ini masih menjadi tanda tanya siapa yang akan menduduki kursi kadis yang masih lowong tersebut. Mengingat pada mutasi sebelumnya sejumlah kadis malah digeser hingga 10 pejabat kadis yang kosong. (gus)

Segera Diisi

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa juga mengakui sebelumnya memastikan posisi tersebut segera diisi setelah proses penilaian dan pemetaan pegawai selesai. Bupati asal Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan itu juga sempat memerintahkan BKPSDM melakukan pemilahan berdasarkan pangkat dan kinerja sebagai dasar pengisian jabatan. 

"Ada beberapa dikosongkan karena saya kepingin ada penyegaran-penyegaran orang baru yang nantinya saya harapkan mendongkrak kinerja daripada perangkat daerah, tapi secepatnya akan saya isi," ujar Adi Arnawa.

Terkait rotasi pejabat, menurutnya Badung ini perlu dilakukan agar organisasi tetap dinamis. Pejabat yang terlalu lama menjabat dinilai bisa menurunkan inovasi dan efektivitas kerja. Adi Arnawa berharap rotasi ini mampu meningkatkan kinerja aparatur, memperkuat pelayanan publik, dan menghadirkan energi baru dalam tata kelola pemerintahan daerah. 

"Rotasi pejabat eselon IIB dan pimpinan pratama dirotasi, karena ada yang sudah lama sudah lebih 7 tahun hingga 8 tahun, sehingga tidak bagus untuk organisasi. Ada beberapa cara yang saya liat dalam menentukan ini, apa dengan cara bidding atau lainnya. Saya sudah perintahkan bapak kepala BKPSDM untuk melakukan pemilahan bagaimana pangkatnya, kinerjanya," jelas Adi Arnawa sebelumnya. (gus)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved