Berita Bali
PADATNYA Bandara Ngurah Rai, Runway Bandar Udara Letkol Wisnu Buleleng Akan Ditambah
Lebih lanjutnya, Koster menerangkan akan menambahkan runway di bandara tersebut yang mulanya 900 meter akan menjadi 2 ribu meter.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Padatnya Bandara I Gusti Ngurah Rai disorot Gubernur Bali, Wayan Koster.
Biasanya, jika terdapat permasalahan di Bandara Ngurah Rai, kebanyakan pesawat akan melakukan pendaratan darurat ke bandara di provinsi lain.
“Jadi salah satu yang masalah, adalah kalau terjadi masalah ban pecah pesawatnya atau masalah lain mendarat daruratnya itu harus Ke Surabaya, Makassar atau ke NTB.
Jadi karena itu kebetulan sekarang di Buleleng ada Bandara Perintis yakni Bandar Udara Letkol Wisnu,” jelas Koster pada Perjanjian Kerjasama Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Kota Denpasar, Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Kabupaten Gianyar dan Pemerintah Kabupaten Tabanan tentang Trans Metro Dewata, Kamis 4 September 2025.
Baca juga: Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai dan Pecalang Tuban Kolaborasi Jaga Kamtibmas
Baca juga: LIRIK Pembangunan Bandara Bali Utara, Dorong Pengembangan Infrastruktur dan Konektivitas Pariwisata
Lebih lanjutnya, Koster menerangkan akan menambahkan runway di bandara tersebut yang mulanya 900 meter akan menjadi 2 ribu meter.
“Runwaynya 900 meter sudah terintegrasi di Kementerian Perhubungan. Ini kita akan kembangkan runwaynya diskusi kemarin dengan Pak Menteri Itu kira-kira 2000 meter,” imbuhnya.
Sehingga, ketika terdapat permasalahan yang mengharuskan pesawat mendarat darurat dengan tujuan Bandara I Gusti Ngurah Rai dapat dialihkan ke Bandar Udara Letkol Wisnu.
“Jadi nanti kalau problem di Bandara Ngurah Rai bisa mendarat darurat di sana, ini akan digunakan,” tutupnya. (*)
| 50 Bhikkhu Peserta Indonesia Walk for Peace 2026 Bakal Jalan Kaki dari Bali ke Borodudur |
|
|---|
| Persiapan PKB 2026, Penyediaan Tong Sampah Diminimalisir, Larang Pelaku UMKM Gunakan Plastik |
|
|---|
| Bahas RUU Hukum Adat, Gubernur Koster Tekankan Pentingnya Keberadaan Desa Adat di Bali |
|
|---|
| BALI Jadi Provinsi Pilot Project Digitalisasi Bansos, Ini Kata Sekda Dewa Made Indra |
|
|---|
| Mendikdasmen Abdul Mu’ti Sebut Pembatasan Guru Honorer Sejalan dengan UU ASN |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Arti-mimpi-tentang-melihat-pesawat-terbang.jpg)