Banjir di Bali
3 Orang Dikabarkan Hanyut, Bangunan Roboh di Tukad Badung Denpasar Bali
Bangunan yang berdiri di pinggir sungai Tukad Badung, roboh ke sungai bersama bangunan lainnya.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Warga setempat juga turun tangan secara gotong-royong membantu pemilik rumah yang terdampak banjir.
Dengan menggunakan karung pasir, papan kayu, dan peralatan seadanya, mereka berusaha menahan air agar tidak semakin masuk ke rumah.
Kepala Palaksana BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa mengatakan, beberapa wilayah Kabupaten Karangasem diguyur hujan dengan intensitas curah hujan sedang hingga lebat, Selasa 9 September 2025 hingga Rabu 10 September 2025.
"Masyarakat agar selalu berhati-hati dan mempersiapkan diri sedini mungkin, mengingat jumlah ancaman bencana di Kabupaten Karangasem cukup tinggi," ungkap Ida Bagus Ketut Arimbawa.
Pihak BPBD Karangasem masih melakukan pendataan, terhadap dampak bencana dari hujan deras yang mengguyur.
Dalam situasi cuaca buruk, masyarakat diharapkan selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan perjalanan.
Jika terdapat risiko banjir, disarankan untuk menunda perjalanan jika memungkinkan.
Jika harus melakukan perjalanan, pastikan untuk menggunakan kendaraan yang sesuai dan memperhatikan jalur alternatif yang aman.
Jika terjebak dalam banjir atau kendaraan terendam, segera tinggalkan kendaraan dan cari tempat yang lebih tinggi.
Hindari berada di dekat saluran air atau aliran yang kuat.
Jangan mencoba menyalakan atau menggunakan kendaraan yang terendam banjir. (mit)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Bangunan-Lantai-3-di-Pinggir-Tukad-Badung-Denpasar-Bali-Roboh-Rabu-10-September-2025.jpg)