Banjir di Bali
Perumahan di Mengwitani Badung Tergerus Banjir, 3 Orang Dinyatakan Hilang
Akibat hujan lebat yang mengguyur Badung pada Rabu (10/9), rumah di Perumahan Permata Residence, Mengwitani, tergerus hingga 3 pemilik rumah hilang.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ni Ketut Dewi Febrayani
Selain itu, juga pencarian juga dilakukan dengan menyisir bantaran sungai yang ada.
Bupati Instruksi Buka Posko
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung bergerak cepat menanggapi bencana banjir yang melanda wilayahnya.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pentingnya langkah antisipatif dengan membuka posko siaga di tingkat kecamatan, desa, hingga kelurahan.
Instruksi tersebut disampaikan langsung Adi Arnawa pada Kamis (11/9). Pada kesempatan itu pihaknya menekankan seluruh camat wajib siaga penuh dan segera mengaktifkan posko di kantor masing-masing.
“Saya minta kepada seluruh Camat agar stand by dan membuka posko masing-masing kantor camat sekaligus menginformasikan kepada seluruh desa dan kelurahan untuk membuka posko di masing-masing kantor desa,” kata dia.
“Saya minta Pak Camat sekarang atensi, kerahkan semua timnya di kecamatan termasuk di desa dan kelurahan untuk mengantisipasi curah hujan yang cukup tinggi ini,” ujarnya.
Adi Arnawa meminta agar posko yang dibentuk tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga melakukan pendataan jika ada warga terdampak maupun korban yang perlu ditangani.
Ia meminta semua pihak bergerak cepat dan siap berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Saya minta Camat segera bergerak dan bila ada dipandang perlu berkoordinasi dengan perangkat terkait apakah BPBD, apakah PUPR, apakah Damkar, apakah Perkim. Silakan koordinasi,” ucapnya.
Adi Arnawa menyebutkan dirinya selalu stand by untuk mengantisipasi perkembangan terakhir terkait kondisi di Badung.
“Kami tetap mengingatkan agar semua tim tidak lengah dan terus berjaga menghadapi cuaca ekstrem. Sudah pantau tadi, lihat Pak Camat sudah bergerak, terima kasih banyak. Namun tetap stand by," harapnya.
Baca juga: MAYAT Korban Terakhir Banjir di Denpasar Maemunah Ditemukan Tertimbun Reruntuhan Bangunan Ruko
Jika ada korban atau mungkin yang mengungsi, dirinya meminta agar camat, desa dan lurah mengambil langkah-langkah cepat koordinasi, termasuk dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
“Jangan sampai kita terlambat untuk penanganan kita,” ujarnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mitigasi dalam menghadapi potensi banjir susulan akibat curah hujan tinggi.
Pemkab berharap keberadaan posko siaga dapat mempercepat penanganan korban, membantu masyarakat terdampak, sekaligus meminimalisir risiko bencana lanjutan. (gus)
| Pesisir Mongalan Kembali Diterjang Banjir Rob, Air Total Masuk ke Rumah |
|
|---|
| BELASAN Rumah Warga Terdampak Banjir, Air Tak Ngalir ke Laut, Tambah Luapan Air Sungai & Jalan Raya! |
|
|---|
| BELASAN Rumah Terdampak Banjir! Air Tak Mengalir ke Laut, Ditambah Luapan Air Sungai dan Jalan Raya! |
|
|---|
| Belasan Rumah di Jembrana Terdampak Banjir, Air Tak Mengalir ke Laut |
|
|---|
| DERITA Korban Banjir di Tegalcangkring, Keluhkan Hipertensi Hingga ISPA, Puluhan Warga Diperiksa! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/amblas-di-mengwi-safwsrfg.jpg)