Banjir di Bali
Banjir Terjang Bali, Puskor Hindunesia Lakukan Penggalangan Donasi, Terkumpul Hampir Rp 70 Juta
Melalui gerakan ini, juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergandeng tangan meringankan beban korban.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bencana banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Bali pada Rabu 10 September 2025, menimbulkan korban jiwa, kerugian material, hingga trauma mendalam bagi warga yang terdampak.
Menyikapi kondisi tersebut, Pusat Koordinasi Hindu Nusantara (Puskor Hindunesia) bersama Dekorwil Bali dan Korda se-Bali mendirikan Posko Tanggap Bencana Sementara sebagai wujud gerakan kemanusiaan.
Ketua Umum Dekornas Puskor Hindunesia, Ida Bagus Ketut Susena, menegaskan bahwa pihaknya terjun langsung ke lapangan untuk membantu umat yang terkena dampak banjir.
“Mulai 11 September, kami mendata sekaligus berkoordinasi dengan lembaga penanggulangan bencana di tingkat provinsi agar mendapatkan informasi akurat. Kami juga akan terjun ke lapangan mencari fakta nyata terkait umat kita yang terdampak,” ujar Susena, Senin 15 September 2025 pagi.
Baca juga: KLH Gelar Aksi Bersih Sampah Pasca Banjir Bali, Timbunan Sampah Capai Ratusan Ton
Selain itu, pihaknya juga melakukan gerakan penggalangan dana untuk meringankan beban warga yang terdampak.
Melalui gerakan ini, juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergandeng tangan meringankan beban korban.
Bantuan bisa berupa barang dan logistik dapat disalurkan langsung ke Posko Bencana Banjir Bali Puskor Hindunesia yang beralamat di Jl. Kertanegara Gg. Indrapura No. 2, Ubung Kaja, Denpasar Utara.
“Bantuan, dukungan relawan Dharma, dan punia dari para dermawan Dharma sangat berarti. Kami yakin kesehatan, keberlimpahan rezeki, serta kebahagiaan akan menyertai seluruh saudaraku sedharma sekalian,” tambah Susena.
Gerakan solidaritas ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan, baik dari Bali, maupun daerah luar Bali, bahkan luar negeri.
"Data terakhir, dana punia yang terkumpul mencapai Rp 64.083.000 plus 200 Dollar Kanada dari Gusti Agung Rai Smith. Dan ini akan terus bertambah," paparnya.
Adapun dana yang sudah tersalurkan untuk sembako, perlengkapan rumah tangga, dan obat-obatan hingga kini mencapai Rp 33.750.000.
Dalam tahap berikutnya, pihaknya akan bergerak ke Kabupaten Badung, kemudian melanjutkan aksi kemanusiaan ke wilayah Jembrana dengan berkolaborasi bersama mitra sinergis, yayasan, serta lembaga peduli lainnya.
"Dukungan punia yang terus mengalir diharapkan mampu mempercepat pemulihan korban banjir dan memulihkan kehidupan mereka pasca musibah," paparnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Situasi-pasar-Kumbasari-swrgverg.jpg)