Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Banjir di Bali

Hujan Deras Mengguyur Kota Denpasar, BPBD Bali Ingatkan Waspada Potensi Banjir

Seluruh masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

|
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Situasi banjir di Jalan Pura Demak, warga dievakuasi menggunakan perahu karet. Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Hujan deras mengguyur Kota Denpasar, Bali, Senin 15 September 2025 pagi.

Dari pantauan Tribun Bali, genangan air sudah muncul di beberapa wilayah di Denpasar, seperti di Jalan Narakusuma, Jalan Subur, Diponegoro, Letda Reta, Renon dan Kreneng.

Sementara itu, BPBD Bali melalui akun instagramnya menyampaikan peringatan dini cuaca Provinsi Bali hari ini.

Berdasarkan informasi prakiraan peringatan cuaca Provinsi Bali BMKG, hari ini berpotensi terjadi hujan sedang-lebat petir dan angin kencang.

Baca juga: Banjir Terjang Bali, Puskor Hindunesia Lakukan Penggalangan Donasi, Terkumpul Hampir Rp 70 Juta

Seluruh masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat menyebabkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

Selain itu, diingatkan untuk menjaga lingkungan sekitar dengan membersihkan saluran air guna mengurangi risiko banjir.

Jika membutuhkan bantuan agar menghubungi BPBD setempat untuk mendapatkan informasi atau bantuan darurat.

Diketahui sebelumnya, Denpasar Bali diterjang banjir bandang pada Rabu 10 September 2025. 

Banjir terbesar selama 1 dekade terakhir ini menelan korban jiwa.

Banjir di Bali menjadi sorotan di Indonesia, termasuk mendapat perhatian dari pawang hujan Rara Istiati Wulandari.

Kepada Tribun Bali, Rara mengungkapkan keprihatinannya terkait banjir besar yang terjadi di  Bali, dan ini sudah sempat diprediksi sebelumnya karena pengelolaan sampah yang masih perlu diperbaiki di Bali.

Selama hujan deras hingga menyebabkan banjir di Bali, Rara mengaku ngayah supaya hujan bisa reda di Bali.

"Aku ngayah di Bali selama empat hari dari 10 sampai 14 September supaya hujan bisa reda," ungkapnya, Senin 15 September 2025.

Wanita yang dikenal sebagai pawang hujan ini berharap tidak ada lagi banjir bandang hingga menyebabkan korban jiwa.

Hingga saat ini reporter Tribun Bali masih melakukan pantauan terkait perkembangan hujan deras dan dampaknya di Bali.

(*)

Kumpulan Artikel Bali

 

Artikel ini telah mengalami perubahan pada isi.

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved