Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Transportasi Bali

BUS TMD Tetap Beroperasi 2026, Dishub Laksanakan Efisiensi Pelayanan di Jam Tertentu 

Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 1.229.793 penumpang, dengan rata-rata 4.766 penumpang per hari.

Tribun Bali/Putu Supartika
BEROPERASI - Bus Trans Metro Dewata yang beroperasi di kawasan Denpasar beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-BALI.COM — Layanan angkutan massal bus Trans Metro Dewata (TMD) dipastikan tetap beroperasi pada tahun 2026. 

Opersional Bus TMD ini seiring dengan pengaturan anggaran operasional serta penyesuaian layanan demi meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan transportasi publik di kawasan Sarbagita.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta, mengatakan anggaran operasional Bus TMD tahun 2026 bersumber dari APBD Provinsi Bali.

Selain itu, pembiayaan operasional juga dilaksanakan melalui mekanisme sharing anggaran dengan pemerintah kabupaten/kota di kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan).

“Pendanaan operasional Trans Metro Dewata bersumber dari APBD Provinsi Bali dan dilaksanakan dengan mekanisme sharing melalui skema Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kabupaten/kota se-Sarbagita,” katanya, Jumat (2/1).

Baca juga: OKUPANSI Hotel Bisa Drop 50 Persen, PHRI Bali Sebut Wisman Naik Wisnus Turun, Menpar Soroti & Atensi

Baca juga: 19 KASUS Ulah Pati Selama 2025, Polres Jembrana: Juga Gangguan Kamtibmas Angin Puting Hingga Banjir!

Terkait operasional layanan pada tahun 2026, Mudarta menyampaikan bahwa jumlah armada bus yang digunakan tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ini, TMD mengoperasikan 65 unit bus dengan status siap operasi, 75 unit bus berstatus Standby Go Operation (SGO), serta 10 unit bus cadangan.

“Jumlah bus yang digunakan sama seperti tahun 2025, dan rute pelayanan juga tetap, yaitu 6 koridor layanan yang melayani kawasan Sarbagita,” ujarnya.

Meski demikian, Dishub Provinsi Bali akan melakukan efisiensi operasional, khususnya pada jam-jam dengan tingkat permintaan penumpang yang sangat rendah.

“Pada tahun 2026 akan dilakukan efisiensi pelayanan pada jam-jam tertentu, terutama pada saat dini hari serta malam hari menjelang akhir operasional, ketika jumlah penumpang relatif rendah,” bebernya.

Ia menambahkan, pengaturan headway atau jarak waktu antarbus tetap dipertahankan secara rata-rata, dengan penyesuaian pada jam sibuk dan non-sibuk.

“Headway rata-rata masih sama, namun akan diatur lebih padat pada jam sibuk dan lebih jarang di luar jam sibuk, agar layanan tetap optimal dan efisien,” jelasnya.

Selain membahas operasional, I Kadek Mudarta juga memaparkan data jumlah penumpang Bus TMD sebagai bahan evaluasi kinerja layanan. Pada tahun 2024, jumlah penumpang Bus TMD tercatat sebanyak 1.624.337 penumpang, dengan rata-rata 4.462 penumpang per hari.

Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah penumpang tercatat sebanyak 1.229.793 penumpang, dengan rata-rata 4.766 penumpang per hari.

“Secara total, jumlah penumpang tahun 2025 memang lebih sedikit dibandingkan tahun 2024, karena pada tahun 2025 layanan Trans Metro Dewata baru mulai beroperasi kembali pada 18 April,” jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved