Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Pimpin DPW PKB Bali, Iman Sukri Optimis PKB Bangkit dan Target Tercapai

Pelantikan Pengurus DPW PKB Bali masa bakti 2026-2031, dilanjutkan dengan agenda Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah.

Tayang:
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ketua DPW PKB Bali Ahmad Iman Sukri memberikan sambutan dalam pelantikan pengurus DPW PKB Bali. Pimpin DPW PKB Bali, Iman Sukri Optimis PKB Bangkit dan Target Tercapai 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Setelah terpilih pada Musyawarah Wilayah (Muswil) akhir tahun lalu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bali, Ahmad Iman Sukri, Sabtu 7 Februari 2026, resmi dilantik bersama kepengurusan baru yang dibentuknya.

Pelantikan Pengurus DPW PKB Bali dilakukan Abdul Halim Iskandar (Gus Halim) selaku Ketua DPP PKB Bidang Pengelolaan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif mewakili Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Setelah pelantikan Pengurus DPW PKB Bali masa bakti 2026-2031 dilanjutkan dengan agenda Orientasi Politik dan Musyawarah Kerja Wilayah.

Jadi pucuk pimpinan PKB Bali, Iman Sukri pun memiliki target besar dan realistis dalam kontestasi Pemilu 2029 mendatang.

Baca juga: UPACARA Tawur Agung di Kawasan PKB Klungkung, Netralisir Roh Korban Erupsi Gunung Agung 1963

"Tentu kita memimpikan Bali itu ada wakil DPR RI dari PKB. Kemudian Provinsinya (DPRD Bali) juga ada wakilnya juga paling tidak ada tiga dapil Provinsi lah kita targetkan," kata Iman Sukri, saat ditemui pada Sabtu 7 Februari 2026 usai kegiatan yang berlangsung di Hilton Garden Inn Kuta.

Ia menyampaikan saat ini untuk DPRD tingkat Kabupaten, PKB telah memiliki dua kursi di Jembrana dan Buleleng.

Target Pemilu 2029 mendatang dari dua kursi di DPRD Jembrana, sehingga menjadi satu fraksi dan Buleleng bertambah satu kursi menjadi dua kursi dan Kabupaten/Kota lainnya yang belum ada.

"Minimal tambah dua dari satu, kemudian kosong-kosong (Kabupaten/Kota lainnya) itu minimal masing-masing satu. Jadi total itu kira-kira 13 atau 14 kursi di Kabupaten/Kota, di Provinsi 3 kursi dan DPR RI 1 kursi. Mudah-mudahan dengan konsolidasi ini dapat tercapai," ungkapnya.

Setelah Rakerwil pihaknya di bulan Juni akan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) untuk menata struktur partai sampai tingkat ranting dan desa agar siap menghadapi Pemilu 2029 mendatang.

Termasuk juga rekomen caleg yang potensial akan dibahas dalam Muscab DPW PKB Bali pada Juni mendatang.

"Jadi dengan kerja keras saya yakin PKB Bali ini bisa bangkit dan target yang saya sampaikan tadi bisa tercapai. DPR RI (target satu kursi) ini kan kalau kita mix antara suara Muslim dan suara nyama Hindu, sebenarnya itu satu kursi di tangan," jelas Iman Sukri.

Lebih lanjut ia menyampaikan, suara PKB di Bali pemilu sebelumnya untuk satu caleg itu stabil di angka 40 ribu, jika ditambah dengan suara dari nyama Hindu yang nyaleg di PKB optimis satu kursi di DPR RI dapat kembali didapat.

"Kalau kita lihat data suara muslim itu kurang lebih 300 ribuan, itu rasa-rasanya untuk satu kursi itu masuk akal. Dan satu kursi itu sekitar 110 sampai 120 ribu dapat," imbuhnya.

Menurutnya, dengan kekuatan struktur DPC sampai ranting itu kerja semua, bukan sesuatu yang tidak mungkin semua target bisa tercapai.

"Saya optimis akan sukses," tegasnya.

Disinggung mengenai apakah ada pesan khusus dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin yang disampaikan?

Iman Sukri mengatakan Pak Ketum itu berpesan khusus bahwa Bali ini kan termasuk PKB yang terlemah se-Indonesia dibanding Papua, dibanding daerah timur lainnya PKB di Bali ini yang terlemah.

"Se-Indonesia PKB yang terlemah di Bali. Karena itu saya ditugaskan di Bali ini, mungkin karena saya lahir di Bali, jadi memahami tentang struktur masyarakatnya dan lain sebagainya, mudah-mudahan amanah ini bisa saya laksanakan segera mungkin," urainya.

Setelah ini pihaknya akan melakukan konsolidasi ke daerah-daerah, menemui tokoh-tokoh, merangkul semuanyq agar PKB Bali ini menjadi rumah bagi semua warga Bali.

"Mau yang Muslim, mau yang Hindu, mau yang Kristen, ayo bergabung di Bali. Makanya tadi kan doa itu kan tidak hanya doa seorang Islam, doa seorang Hindu juga. Ini akan saya praktekkan ke seluruh kegiatan BKB, di DPC-DPC, termasuk di DPW juga," ucap Iman Sukri.

Ia pun sudah berkomunikasi dengan Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster, untuk mengadakan pertemuan namun masih diatur waktunya kapan.

"Nanti saya atur, saya udah kontak Pak Koster nanti cari waktu untuk bertemu. Jadi hubungan kami baik, pas Pilgub kemarin sering ketemu, dan saya pikir PDIP ini kan saudara tua, dan saudara tua biasanya juga memikirkan saudara mudanya. Gak tega saudara tua tuh, kelihatan saudara mudanya susah," kata Iman Sukri saat disinggung rencana bertemu dengan Wayan Koster.

Dengan dukungan PKB Bali kepada Wayan Koster saat Pilgub lalu menjadi modal komunikasi awal yang baik ke depannya.(*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved