Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cuaca Ekstrem di Bali

PERINGATAN Cuaca Ekstrem di Bali, BMKG Sebut Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang!

Cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang, akan berpotensi melahirkan bencana seperti pohon tumbang dan longsor. 

TRIBUN-BALI.COM - UPDATE peringatan dini cuaca wilayah Bali, pada tanggal 11 Februari 2026 pukul 20.55 WITA, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Hujan ini dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 21.00 WITA di hampir seluruh wilayah Bali. Kondisi ini diperkirakan akan berlangsung sampai pukul 23.00 WITA. 

Untuk itu, BMKG mengimbau pada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati khususnya jika sedang berkendara, atau berada di luar rumah. 

Cuaca buruk seperti hujan deras dan angin kencang, akan berpotensi melahirkan bencana seperti pohon tumbang dan longsor. Termasuk beberapa kejadian seperti kecelakaan lalu lintas. 

Baca juga: SENDERAN Rumah Longsor di Desa Duda Hingga Tutup Jalan, Hujan Deras Jadi Pemicu!

Baca juga: SENTIL Sampah Bali, BRI Dukung Gerakan Indonesia ASRI melalui Aksi Bersih Pantai Kedonganan

Tak hanya Bali, ternyata cuaca buruk hampir terjadi di seluruh wilayah Indonesia. Bisa dicek di situs resmi BMKG, untuk mendapatkan info terbaru.

Monsun Asia Pengaruhi Cuaca Ekstrem di Bali Sepekan ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengidentifikasi adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan, di sebagian besar wilayah Bali dalam periode 11 hingga 17 Februari 2026. Sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan

“Monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat, disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin (konvergensi dan belokan angin) di wilayah Bali, dan kelembapan udara basah hingga lapisan atmosfer atas (200 mb) menyebabkan terjadinya peningkatan aktivitas konvektif dan potensi kejadian cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang - lebat disertai petir/kilat dan angin kencang,” ujar Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, Cahyo Nugroho, Rabu 11 Februari 2026.

Hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah Kab. Badung, Denpasar, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng. 

“Wilayah-wilayah tersebut berpotensi terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang dan longsor tergantung tingkat kerawanan masing-masing wilayah,” imbuh Cahyo.

Kemudian, perlu diwaspadai pula potensi tinggi gelombang laut mencapai 1,25 hingga 2,5 meter untuk wilayah Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian Selatan, dan Perairan Selatan Bali.

Melihat potensi cuaca tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan dapat mengambil langkah antisipatif agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar.

Terus memantau informasi terkini dari BMKG, baik melalui media sosial @infobmkg, @bmkgbali, callcenter di (0361)751122, atau melalui email cuaca.bbmkg3@gmail.com.

Selalu merujuk kepada informasi dari BMKG, agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber yang tidak resmi.(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved