Berita Bali
Jelang Ramadan dan Nyepi, Polda Bali Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Usai Maraton Sidak Pasar
Jelang Ramadan dan Nyepi, Polda Bali Jamin Harga Bahan Pokok Stabil Usai Maraton Sidak Pasar
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, masyarakat Bali kini bisa sedikit bernapas lega.
Polda Bali melalui Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan memberikan jaminan bahwa harga 14 Bahan Pokok Penting (Bapoting) di pasaran saat ini dalam kondisi stabil dan stok melimpah.
Kepastian ini bukan sekadar klaim sepihak. Selama sepekan terakhir, tim gabungan yang dikomandoi Ditreskrimsus Polda Bali bersama Bapanas, Bulog, dan dinas terkait, melakukan aksi "maraton" inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai titik vital, mulai dari pasar tradisional hingga ritel modern.
Baca juga: Tunggangi Motor Vixion, Gadis 16 Tahun dan Penumpangnya Tewas, Hantam Daihatsu Grand Max
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menegaskan bahwa intensitas pengawasan ditingkatkan untuk mencegah adanya spekulan yang mencoba bermain harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Salah satu capaian mencolok dari sidak rutin ini adalah terkendalinya harga telur ayam.
Baca juga: Truk Kontainer Hantam Pohon Hingga Roboh Timpa 2 Mobil dan 1 Motor, 1 Korban Dilarikan ke RS
"Jika sebelumnya sempat menyentuh angka Rp32.000 per lusin, kini di tingkat pedagang Pasar Kreneng, harga sudah melandai ke angka Rp28.000, jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp30.000," papar Kombes Pol Ariasandy pada Rabu 18 Februari 2026.
Tin Satgas terjun langsung ke lapangan, mulai dari Pasar Kreneng, distributor besar seperti CV Crystal dan CV Sumber Pangan, hingga ritel modern seperti Supermarket Bintang.
Menurut Ariasandy, stabilitas ini adalah buah dari pengawasan yang konsisten dan komunikasi dua arah antara kepolisian dengan para pelaku usaha.
"Kami tidak hanya mengecek label harga, tapi juga masuk ke gudang-gudang distribusi untuk memastikan tidak ada praktik penimbunan. Kami berdialog dengan pedagang agar tetap mengikuti aturan HET demi kepentingan bersama," bebernya.
Sidak yang dilakukan beberapa hari terakhir hingga hari ini melibatkan kekuatan penuh dari Satgas Saber Pangan Provinsi Bali, termasuk Dinas Pertanian, Disperindag, hingga Dinas Penanaman Modal (PMPTSP).
Fokusnya adalag menjaga keterjangkauan harga, menjamin mutu pangan, dan memastikan rantai distribusi tidak terhambat.
Kombes Pol Ariasandy mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau belanja berlebihan, karena stok beras, daging, minyak goreng, dan cabai dipastikan mencukupi kebutuhan warga Bali hingga Idul Fitri mendatang.
"Kehadiran di pasar-pasar adalah bentuk komitmen kami memberikan rasa aman. Kami akan terus mengawal ini secara berkala," kata dia.
"Jika ditemukan ada oknum yang sengaja menaikkan harga secara tidak wajar atau menimbun stok, kami tidak segan untuk mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku," tutup perwira menengah dengan tiga melati di pundak tersebut. (*)
| Bali Jadi Titik Temu Dialog AI, UMKM, dan Kepemimpinan Generasi Masa Depan |
|
|---|
| Pansus TRAP DPRD Bali Ungkap Lahan Pengganti di Jembrana, Status dan Dokumen Dinyatakan Sah |
|
|---|
| Mahasiswa dan BEM Unud Soroti Komunikasi Gubernur Soal Sampah, Koster: Saya Mohon Maaf |
|
|---|
| Meriahkan Hari Konsumen dan Hari Kartini, Bandara Ngurah Rai Bali Hadirkan Thematic Event |
|
|---|
| Keluarga Ikhlaskan Kepergian Gifar, Tolak Autopsi dan Kematian di Pantai Gau Murni Musibah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Satgas-Pangan-Polda-Bali-melakukan-sidak-di-Pasar-Kreneng-Denpasar.jpg)