Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ramadan di Bali

Terminal Kargo Gilimanuk Bali Disekat, Jadi Areal Buffer Zone Arus Mudik Lebaran

setiap tahunnya, arus mudik selalu ramai bahkan dalam dua hari bisa mencapai ratusan ribu orang

Tayang:
Istimewa
Suasana persiapan di kawasan Terminal Kargo Gilimanuk yang jadi buffer zone saat Angkutan Lebaran 2026, Senin 9 Maret.Terminal Kargo Gilimanuk Bali Disekat, Jadi Areal Buffer Zone Arus Mudik Lebaran 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Penataan lahan Terminal Kargo Gilimanuk, Jembrana, Bali, ditarget selesai Selasa 10 Maret 2026.

Sebab, kawasan tersebut bakal dijadikan area buffer zone untuk angkutan Lebaran 2026.

Kawasan ini bakal menampung ribuan kendaraan roda empat saat situasi padat ketika puncak arus mudik nanti.

Menurut informasi yang diperoleh, Pemkab Jembrana melalui Bidang Perhubungan sudah melakukan penataan sejak beberapa hari lalu.

Baca juga: Momentum Ramadan 1477 Hijriah, Salurkan 700 Paket Sembako untuk Masyarakat Kota Denpasar

Sejumlah alat berat dikerahkan untuk menata bagian yang rusak pada kawasan terminal tersebut.

Selain penataan yang dilakukan Pemkab Jembrana, pihak kepolisian dari Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk juga mulai melakukan persiapan.

Adalah dengan pemasangan barrier yang diperuntukkan sebagai sekat-sekat kendaraan sebelum menuju gang selanjutnya ke Pelabuhan Gilimanuk saat situasi arus lalu lintas padat kendaraan.

Hal itu dilakukan sebagai langkah rekayasa lalulintas ketika angkutan Lebaran.

Mengingat, setiap tahunnya, arus mudik selalu ramai bahkan dalam dua hari bisa mencapai ratusan ribu orang yang menggunakan jasa penyeberangan Pelabuhan Gilimanuk.

Di sisi lain, kawasan tersebut juga digunakan sebagai center penjualan tiket penyeberangan.

"Astungkara kita targetkan selesai besok perbaikannya (penataan Terminal Kargo Gilimanuk)," ungkap Kabid Perhubungan, Dinas PUPR Perhubungan Jembrana, I Gusti Putu Widana saat dikonfirmasi, Senin 9 Maret 2026.

Widana menjelaskan, perbaikan atau penataan tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik 2026.

Sebab, jika tidak diperbaiki, kawasan tersebut nantinya bakal menampung ribuan kendaraan roda empat maupun roda dua. Terutama saat menuju puncak arus mudik.

"Semoga nanti kawasan ini bisa dimanfaatkan untuk pemudik," harapnya.

Sebelumnya, Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati menegaskan, pihak kepolisian berupaya maksimal untuk melakukan pengamanan.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved