Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Viral Kapal Pertamina di Manggis Diduga Buang Limbah, Ini Kata Pertamina Patra Niaga

Masyarakat dihebohkan dengan postingan yang beredar di media sosial yang memperlihatkan kapal di tengah laut yang sedang mengeluar

Tayang:
Istimewa
BUANG CAIRAN - Tangkapan layar unggahan video yang menampilkan kapal pertamina di perairan Manggis Karangasem terlihat membuang cairan diduga limbah. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Pada Minggu (8/3/2026) lalu, masyarakat dihebohkan dengan postingan yang beredar di media sosial yang memperlihatkan kapal di tengah laut yang sedang mengeluarkan cairan berwarna cokelat dari badan kapal

Menanggapi viralnya unggahan video di media sosial ini, Pertamina Patra Niaga melalui Area Manager Communication, Relation & CSR Jatimbalinus, Ahad Rahedi, pun angkat bicara.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan kapal yang sempat beredar di media sosial merupakan proses deballasting sea water, yakni proses pemompaan keluar air laut yang sebelumnya digunakan sebagai ballast (penyeimbang) dari dalam tangki kapal. 

Baca juga: Mangrove di Kawasan Benoa Bali Mati Diduga Akibat Pipa BBM Bocor? Ini Langkah Pertamina Patra Niaga

“Proses ini dilakukan untuk mengurangi berat kapal dan menyesuaikan stabilitas saat bongkar muat di pelabuhan," kata Ahad, Rabu 11 Maret 2026.

Lebih lanjut Ahad menjelaskan bahwa atas kegiatan kapal tersebut, pihak kapal juga telah berkoordinasi dengan KSOP. 

“Adapun warna cokelat tersebut dikarenakan pengaruh air laut dan kotoran yang bercampur saat kapal dalam cuaca buruk dan sudah terkonfirmasi cairan yang keluar murni air laut," demikian kata Ahad.

Baca juga: LANGKA LPG 3 Kg di Denpasar, Disperindag Gelar Rakor Bersama Pertamina hingga Polresta Denpasar

Dalam unggahan video berdurasi 29 detik memperlihatkan aktivitas kapal tengah membuang cairan berwarna coklat kekuningan ke laut dengan caption : 

Mohon penjelasannya, para pakar kira2 yg d buang itu apa ya,,??,,,, Kami masyarakat di pesisir hanya mengandalakan potensi d laut, namun laut kami sering terjadi pencemaran, dan ekosistem laut sudah rusak dgn hancurnya terumbu karang oleh jangkar2 kapal,,”.

Video tersebut diunggah oleh akun facebook @Dek Dodot telah ditonton oleh lebih dari 54 ribu orang dan memicu komentar netizen.

Baca juga: SETOR Duit Rp629 Miliar ke Pemprov Bali, Pertamina Patra Niaga Setor PBBKB Sepanjang Tahun 2025

Kegiatan pembuangan ini kemudian diasumsikan sebagai kegiatan yang melanggar operasional yang berimbas pada pencemaran laut. (*)

 

 

Berita lainnya di Pertamina

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved