Berita Bali
Jadi Ikon Pariwisata, Trotoar di Ubud Banyak Rusak, Kapan Akan Dibenahi?
Jadi Ikon Pariwisata, Trotoar di Ubud Banyak Rusak, Kapan Akan Dibenahi?
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Pemandangan trotoar rusak di ikon pariwisata Bali yakni Ubud, Gianyar menjadi hal biasa ditemukan. Kondisi ini tampak kumuh dan selalu menimbulkan keluhan selain macet.
Menanggapi hal tersebut, Kepala dinas PUPUR Provinsi, Nusakti Yasa Weda mengatakan, kewenangan trotoar Ubud memang milik provinsi. Namun PUPR Provinsi Bali tahun ini sudah ada kesepakatan dengan PUPR Giayar untuk ditangani bersama.
"Sebagian oleh kami sebagian oleh Gianyar sesuai kewenangan pada tahun ini," jelasnya pada, Selasa 31 Maret 2026.
Baca juga: Buruh Proyek Dilarikan ke RSUD Klungkung, Nekat Tenggak Oli Bekas, Sempat Lari-Lari di Jalan
Terkait detailnya yang akan dikerjakan oleh provinsi senjang kurang lebih 7 kilometer. "Totalnya ada ± 7 Km.. Masih di detailkan. untuk desain kami dari simpang Teges sampai Kedewatan," bebernya.
Kata Nusakti, untuk penanganan tahun ini akan diambil oleh PUPR Gianyar, "Kemarin infonya dari depan Puri Ubud - Campuhan, " tutupnya.
Baca juga: NEKAT! Buruh Proyek Tenggak Oli Bekas di Klungkung, Sempat Muntah Berbuih
Perlu diketahui warga telah mengeluhkan sejumlah persoalan Ubud, utamanya macet dan trotoar yang rusak parah. Bahkan banyak yang menjadikan parodi mencoba menggelitik pemerintah agar turun tangan untuk segara memperbaiki.
| BIDIK Kebhinekaan, Bali Spirit Festival Pertemukan Berbagai Orang & Elemen Menuju Kedamaian Semesta! |
|
|---|
| BEM Unud Kerahkan 200 Massa Aksi Tuntutan Dialog Terbuka Bali Darurat Sampah |
|
|---|
| BEM Universitas Udayana Akan Ajukan 5 Tuntutan Aksi Bali Darurat Sampah |
|
|---|
| Harga BBM Pertamax Turbo, Dexlite dan Dex di Bali Naik, di Sejumlah SPBU Pertamax Kosong |
|
|---|
| Dharma Santi Nasional Bali Dihadiri 5.500 Orang, Prabowo Minta Maaf Melalui Virtual |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Jalan-Pengosekan-Ubud-diperlebar-esv.jpg)