Pendidikan
RENOVASI 4 Sekolah di Bali, Dibangun dari Kumpulan Uang Recehan Masyarakat
Pemerataan infrastruktur ini bakal menjadi asa bagi lingkungan pendidikan yang lebih kondusif bagi anak-anak di Pulau Dewata.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Upaya pemerataan kualitas pendidikan sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur yang layak.
Infrastruktur tersebut sebagai fondasi utama proses belajar mengajar yang menjadi perhatian khusus masyarakat melalui renovasi dan revitalisasi empat sekolah di Bali.
SDN 4 Candikuning, Tabanan, menjadi salah satu tempat revitalisasi program School of Happiness oleh Circle K Indonesia bersama platform sosial Benih Baik.
Pemerataan infrastruktur ini bakal menjadi asa bagi lingkungan pendidikan yang lebih kondusif bagi anak-anak di Pulau Dewata.
Baca juga: KONFLIK Sepupu di Munduk Berujung Saling Lapor! Dipicu Tengkar Usai Tak Diajak Mendaki Gunung
Baca juga: KASUS Dugaan Kekerasan Fisik & Pelecehan Anak di Buleleng, DPRD Desak Audit Panti Asuhan Sampai Akar
Brand Communications Manager Circle K Indonesia, Wirawan Herdyanto menjelaskan, program ini menyasar tiga sekolah dasar dan satu taman kanak-kanaK.
"Fokus perbaikan pada fasilitas-fasilitas krusial yang selama ini menjadi kendala dalam kegiatan sekolah," kata Herdyanto kepada Tribun Bali, Rabu (1/4)
Renovasi yang dilakukan mencakup perbaikan infrastruktur bangunan, peningkatan fasilitas pembelajaran seperti penyediaan laboratorium komputer.
"Hingga pembaruan fasilitas sanitasi atau toilet untuk menjamin standar kenyamanan dan kesehatan siswa," ujarnya.
Selain perbaikan fisik, sekolah-sekolah penerima manfaat juga mendapatkan dukungan berupa pengadaan peralatan belajar guna memastikan revitalisasi berjalan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Hal yang menarik dari inisiatif ini adalah sumber pendanaannya yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat, yakni melalui donasi uang kembalian pelanggan yang terdapat di gerai-gerai berbagai kota.
Melalui kontribusi kecil yang dikumpulkan secara kolektif tersebut, pelanggan secara tidak langsung turut berperan dalam mendorong akses pendidikan yang lebih setara bagi generasi penerus bangsa.
Kolaborasi dengan Benih Baik yang didirikan oleh jurnalis senior Andy F. Noya bertujuan untuk memastikan bahwa setiap dana yang terkumpul disalurkan secara transparan dan tepat sasaran kepada sekolah-sekolah yang paling membutuhkan.
Pihaknya menekankan bahwa kehadiran program ini diharapkan dapat memberikan dampak psikologis positif bagi para siswa.
Ia menyatakan bahwa melalui langkah ini agar menghadirkan lebih dari sekadar renovasi fisik, melainkan menciptakan ruang belajar yang aman dan nyaman yang mampu menumbuhkan semangat serta mimpi anak-anak Indonesia.
"Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus tumbuh bersama komunitas lokal, khususnya di Bali, melalui pilar inisiatif berbasis nilai yang disebut Cirkular," bebernya.
Keberhasilan revitalisasi ini menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat dalam mengatasi ketimpangan infrastruktur pendidikan.
"Kami percaya bahwa fasilitas yang layak adalah hak setiap anak untuk dapat mengejar cita-citanya dengan optimal," tutur dia. (ian)
| DAYA Tampung SMP Jembrana Lebih Banyak dari Lulusan Sementara Klungkung Kurang Ruangan |
|
|---|
| Kuota SPMB SD 2026 di Denpasar Sebanyak 9.248 Siswa |
|
|---|
| UNDIKSHA Jadi Pusat UTBK SNBT 2026, Diikuti 1.275 Peserta, Ujian Berlangsung 21-23 April 2026 |
|
|---|
| 10.921 Siswa SD Ikuti TKA, Tidak Menentukan Kelulusan, Tapi Dipakai untuk Seleksi SMP |
|
|---|
| 3 SD Tak Selenggarakan TKA, Disdikpora Sebut karena Tidak Punya Siswa Kelas VI |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Empat-infrastruktur-pendidikan-di-Bali-mendapatkan-manfaat-reviitalisasi-dan-renovasi.jpg)