Nyepi 2026
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Okupansi Rata-Rata di The Nusa Dua Capai 69 Persen
Okupansi selama libur Nyepi dan Lebaran masih didominasi oleh wisatawan asing disusul wisatawan nusantara
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ida Ayu Made Sadnyari
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Rata-rata tingkat okupansi atau hunian hotel di kawasan pariwisata The Nusa Dua selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 2026 mencatatkan data yang cukup baik.
"Jadi untuk liburan kemarin kurang lebih 68 sampai 69 persen. Itu angka yang cukup bagus selama low season sebetulnya, kita kan masih low season," kata General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, usai Penyerahan Bantuan Sarana Patroli Perairan dari ITDC kepada Polresta Denpasar, Kamis 2 April 2026 di Wantilan Kantor ITDC.
Ia menambahkan okupansi selama libur Nyepi dan Lebaran masih didominasi oleh wisatawan asing disusul wisatawan nusantara namun peak atau puncak libur Lebaran didominasi domestik.
Pihaknya berharap di bulan April dan Mei mendatang tingkat okupansi kembali meningkat karena mulai memasuki periode high season.
Dan menjelang libur panjang Paskah pekan ini okupansi meningkat menjadi 70 persen.
"Kita harapkan sebetulnya di minggu ini khususnya libur Jumat Agung ini kurang lebih 70 persen. Mestinya meningkat karena sudah mulai memasuki bulan April dan menjelang bulan Mei," imbuh Agus Dwiatmika.
Ia mengungkapkan meskipun di tengah konflik geopolitik wisatawan asing mengalihkan tujuan destinasi liburannya dari Timur Tengah ke Bali.
Dimana kurang lebih 300 ribu wisatawan dari Australia yang tujuannya berlibur ke Eropa di tahun 2025 lalu mengalihkan agenda liburannya ke Bali.
Sementara itu untuk kunjungan ke Pantai Waterblow saat akhir pekan trennya tinggi mencapai 1 ribu wisatawan per hari.
Terkait penyerahan bantuan sarana Patroli Perairan dari ITDC kepada Polresta Denpasar, Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka, menyampaikan bahwa bantuan ini sarana penunjang operasional patroli keamanan untuk mengawasi perairan Nusa Dua yang cukup luas dengan memberikan satu unit rubber boat, lima life jaket dan satu unit mesin rubber boat.
Bantuan sarana penunjang ini diberikan guna menciptakan pariwisata berkualitas dan diharapkan keamanan di kawasan The Nusa Dua terus terjaga.
"Ini merupakan penegasan kolaborasi antara ITDC dengan semua stakeholder dalam hal ini Polri. Kami punya wilayah yang sangat luas, darat maupun laut yang harus dipastikan terjaga dengan baik. Ini bentuk penguatan kerjasama komitmen menjaga keamanan dari Nusa Dua," imbuh Troy Warokka.
Mengenai tingkat okupansi pihaknya menyebut bahwa di The Nusa Dua cukup stabil di tengah memanasnya geopolitik akibat perang di kawasan Timur Tengah.
"Long weekend saat ini cukup ramai salah satunya karena keamanan. Keamanan di Nusa Dua kondusif, Kapolri menilai Nusa Dua menjadi salah satu rujukan tingkat keamanan destinasi pariwisata. Ini patut kita jaga terus pastikan dengan baik dengan Polri," demikian kata Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka.(*)
| HIBAH Digantikan Uang Tunai, Hadiah Lomba Caka Fest Tunggu Anggaran Perubahan APBD 2026 |
|
|---|
| 4 Kelompok Pengguna Sound System Saat Pengarakan Ogoh-ogoh Penuhi Panggilan Satpol PP Denpasar |
|
|---|
| Dukung Kesejahteraan Sosial, BRI Bagi 1.000 Paket Sembako Serangkaian Nyepi di Desa Sarimekar |
|
|---|
| WNA Swiss Resmi Tersangka Pelecehan Agama Usai Sebut 'Fuck Nyepi' |
|
|---|
| IRONI Nyepi, Ada Umat Hindu Live Medsos, Mabuk, Hingga Berbuat Kriminal, Puskor Hindunesia Soroti |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/the-nusa-dua-bali-saat-libur.jpg)