Berita Bali
Kepergian Pahlawan Perdamaian, Pangdam IX/Udayana Lepas Kepergian Serka Nur Ichwan di TMP Magelang
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan, bahwa kehilangan ini merupakan duka bagi seluruh jajaran TNI,
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM – Kodam IX/Udayana berduka, salah satu prajurit terbaiknya, Sertu Muhammad Nur Ichwan, gugur saat mengemban tugas negara dalam misi perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon.
Kepergian bintara yang bertugas di Kesdam IX/Udayana ini menyisakan kesedihan mendalam. Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan bagian dari Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL.
Dalam misi internasional tersebut, ia dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Bintara Kesehatan (Bakes) Kompi B. Tugas mulia menjaga stabilitas di wilayah konflik tersebut harus berakhir tragis setelah sang prajurit dinyatakan gugur dalam melaksanakan tugas operasi.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto menyatakan, bahwa kehilangan ini merupakan duka bagi seluruh jajaran TNI, khususnya keluarga besar Kodam IX/Udayana.
Baca juga: DENDA Rp 25 Juta hingga Kurungan 3 Bulan Penjara, Badung Terapkan Sanksi Buang Sampah Sembarangan
Baca juga: KISAH Perjuangan Wayan Tantra Sukses Dirikan BLK, Tukang Suwun Berangkatkan Pekerja ke Luar Negeri!
Ia menegaskan bahwa dedikasi almarhum selama penugasan merupakan cerminan pengabdian tertinggi seorang prajurit kepada bangsa dan dunia.
“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI, khususnya Kodam IX/Udayanam,” ungkap Mayjen TNI Piek Budyakto dalam keterangannya, pada Minggu (5/4).
“Almarhum adalah prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui penugasan misi perdamaian dunia,” imbuhnya.
Pangdam juga mengajak seluruh jajarannya untuk memberikan penghormatan terakhir melalui doa, sembari berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan menghadapi kenyataan pahit ini.
Pangdam pun menghadiri langsung upacara pemakaman militer Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharmoloyo II, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (5/4).
Prajurit terbaik Kodam IX/Udayana tersebut dimakamkan dengan penghormatan penuh setelah gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon Selatan. Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti seluruh area pemakaman saat jenazah pahlawan perdamaian ini tiba di lokasi.
Upacara militer ini dipimpin langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita selaku Inspektur Upacara.
Sejumlah pejabat tinggi negara dan pimpinan TNI, mulai dari jajaran Kodam IV/Diponegoro, Gubernur Akademi Militer, hingga jajaran pejabat utama serta Persit Kartika Chandra Kirana PD IX/Udayana turut hadir memberikan penghormatan terakhir.
Prosesi dimulai dengan pembacaan riwayat hidup singkat almarhum yang menggambarkan perjalanan pengabdian luar biasa Ichwan sebagai bintara kesehatan TNI.
Momen paling sakral terjadi saat pelaksanaan Apel Persada, dalam tradisi militer ini, jiwa dan raga almarhum secara simbolis diserahkan kembali kepada Ibu Pertiwi, menandai berakhirnya tugas bakti seorang prajurit yang telah gugur dengan penuh kehormatan di medan tugas internasional
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto yang berdiri di antara jajaran pelayat tak dapat menyembunyikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan salah satu prajurit terbaiknya.
Baginya, kehadiran jajaran pimpinan Kodam IX/Udayana di Magelang adalah wujud solidaritas dan penghormatan tertinggi kepada mereka yang berkorban melampaui tugas biasa.
“Hari ini (kemarin) kita melepas salah satu putra terbaik bangsa yang telah mengabdikan jiwa dan raganya demi tugas negara dalam misi perdamaian dunia,” ucap Pangdam IX/Udayana.
“Semoga segala amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima oleh Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” imbuhnya.
Kapendam IX/Udayana, Kolonel Inf Widi Rahman, menambahkan, seluruh rangkaian upacara, terutama Apel Persada, merupakan simbol penghargaan negara yang tidak ternilai.
Menurutnya, prosesi tersebut adalah bentuk pengakuan institusi terhadap loyalitas dan dedikasi prajurit yang telah menjaga kehormatan bangsa di mata dunia.
“Kehadiran Pangdam IX/Udayana dalam prosesi pemakaman ini merupakan wujud empati dan duka cita yang mendalam dari seluruh keluarga besar Kodam IX/Udayana,” ucapnya.
“Almarhum dikenang sebagai prajurit yang berdedikasi tinggi, loyal, dan telah memberikan pengorbanan terbaik dalam menjaga kehormatan bangsa melalui tugas misi perdamaian dunia,” kata dia.
Rangkaian upacara ditutup dengan peletakan karangan bunga atas nama negara dan TNI Angkatan Darat (AD) sebagai simbol penghormatan atas patriotisme almarhum.
Sertu Nur Ichwan kelahiran Magelang, 12 Mei 2000. Almarhum meninggalkan seorang istri Hana Dita Anjani dan seorang putri, Maurellia Syakila Nur Salsabila (7 bulan).
Sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan nyawa di medan tugas, TNI menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada almarhum. Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/467/1/2026 yang ditetapkan pada 31 Maret 2026, pangkat almarhum dinaikkan satu tingkat dari Sertu menjadi Serka Anumerta.
Pihak Kodam IX/Udayana memastikan akan terus mendampingi keluarga almarhum, baik secara moril maupun melalui pemberian santunan sesuai hak-hak prajurit yang gugur dalam tugas. Upaya ini diambil sebagai komitmen institusi untuk tidak membiarkan keluarga prajurit berjuang sendirian di masa sulit.
Gugurnya Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan menjadi pengingat nyata bahwa perdamaian dunia seringkali harus dibayar dengan harga yang sangat mahal. Dedikasinya di Lebanon kini tercatat sebagai bagian dari sejarah kehormatan bangsa Indonesia. (ian)
| Sengketa Dharma Experience, Peter Grant Bantah Premanisme, Ungkap Bukti Penggunaan Dana |
|
|---|
| Wamenpora Taufik Hidayat Batal Kunjungi Pino Bahari, Sampaikan Simpati Lewat Telepon |
|
|---|
| Imigrasi Bali Amankan 62 WNA Bermasalah, Motif Ekonomi Jadi Pemicu Lakukan Pelanggaran |
|
|---|
| Wamenpora Batal Kunjungi Pino Bahari Di Bali, Sampaikan Simpati Lewat Telepon Pada Juara Asian Games |
|
|---|
| TVS Armado Resmi Meluncur Di Bali, Cocok Untuk Mobilitas Program Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pemakaman-militer-Serka-Anumerta-Muhammad-Nur-Ichwan-di-TMP-Giri-Dharmoloyo-II.jpg)