Otonan
Ramalan Otonan Rabu Umanis Julungwangi, Dipercaya Miliki Rezeki Baik dan Disukai Banyak Orang
Ramalan Otonan Rabu Umanis Julungwangi, Dipercaya Miliki Rezeki Baik dan Disukai Banyak Orang
TRIBUN-BALI.COM - Pada Rabu, 3 Juni 2026 menjadi hari yang berbahagia bagi masyarakat Hindu di Bali yang lahir pada Rabu Umanis Julungwangi.
Pasalnya, berdasarkan Kalender Bali, hari tersebut merupakan momen otonan atau peringatan hari kelahiran menurut wariga Bali.
Diketahui, dalam perhitungan wariga, Rabu atau Buda memiliki urip 7, sedangkan Umanis memiliki urip 5.
Jika dijumlahkan, maka hasilnya 12.
Berdasarkan perhitungan tersebut, jatah umur kelahiran Rabu Umanis Julungwangi dipercaya mencapai 72 tahun.
Baca juga: Ramalan Kelahiran Otonan Penampahan Galungan, Pengasih dan Dermawan, Begini Ramalan Umurnya
Menurut pal Sri Sedana atau periode kehidupan berdasarkan hari kelahiran, perjalanan hidup mereka dipercaya mengalami pasang surut dalam beberapa fase usia.
Ramalan Kehidupan Kelahiran Rabu Umanis Julungwangi
Berikut perjalanan hidup mereka menurut wariga Bali:
- Umur 0–6 tahun mengalami kesakitan atau penderitaan.
- Umur 7–12 tahun menjalani kehidupan yang menyenangkan.
- Umur 13–18 tahun penghasilannya sedikit.
- Umur 19–24 tahun kembali mengalami kesakitan atau penderitaan sehingga harus pandai menjaga kesehatan dan diri.
- Umur 25–30 tahun hidupnya dipercaya sangat baik.
- Umur 31–36 tahun mengalami kesakitan atau penderitaan.
- Umur 37–42 tahun penghasilannya sedikit.
- Umur 43–48 tahun kembali mengalami kesakitan atau penderitaan.
- Umur 49–54 tahun melewati masa dengan penghasilan sedikit.
- Umur 55–66 tahun kehidupan meningkat dan sangat baik.
- Umur 67–72 tahun kembali mengalami kesakitan atau penderitaan.
Itulah ramalan kehidupan seseorang yang lahir pada Rabu Umanis Julungwangi menurut Kalender Bali dan wariga.
Watak Kelahiran Wuku Julungwangi
Sementara itu, seseorang yang lahir pada wuku Julungwangi dipercaya memiliki perasaan yang tinggi dan tidak ingin dilampaui oleh orang lain.
Mereka juga dikenal sebagai pribadi yang:
- Dicintai banyak orang
- Pandai berbicara
- Mudah dipercaya
- Memiliki daya tarik dalam pergaulan
Selain itu, segala rencana yang dimiliki dipercaya cepat diketahui orang lain meskipun belum terwujud.
Banyak orang juga disebut menyukai dan menaruh simpati kepada mereka.
Meski demikian, ramalan ini hanyalah bagian dari kepercayaan tradisional Bali.
Percaya atau tidak, semuanya kembali kepada keyakinan masing-masing karena kehidupan manusia pada akhirnya tetap ditentukan oleh Tuhan dan usaha pribadi.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ilustrasi-sembahyangjuni.jpg)