Kalender Bali
Jadwal Rerahinan Terdekat Juni 2026: Sugihan Bali dan Jawa Jelang Galungan Tanggal 11 dan 12
Jadwal Rerahinan Terdekat Juni 2026: Sugihan Bali dan Jawa Jelang Galungan Tanggal 11 dan 12
DENPASAR, TRIBUN-BALI.COM - Sejumlah rerahinan penting umat Hindu akan berlangsung pada Juni 2026 menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Di antaranya terdapat Sugihan Jawa dan Sugihan Bali yang menjadi rangkaian penyucian diri lahir maupun batin sebelum menyambut kemenangan dharma melawan adharma.
Rerahinan ini memiliki makna mendalam bagi umat Hindu, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan spiritualitas, membersihkan lingkungan, serta mempererat keharmonisan dengan sesama dan alam semesta.
Meski sering disalahpahami, keduanya memiliki makna dan fungsi berbeda namun saling melengkapi.
Terdekat, pada 11 Juni 2026, umat Hindu merayakan Sugihan Jawa.
Sehari setelahnya, pada 12 Juni 2026, akan dirayakan Sugihan Bali.
Baca juga: Ramalan Otonan Kamis Paing Julungwangi dalam Kalender Bali, Dipercaya Panjang Umur hingga 102 Tahun
Keduanya menandai proses penyucian menjelang Galungan, hari raya besar yang sangat disucikan oleh umat Hindu.
Perbedaan Sugihan Jawa dan Sugihan Bali
Sugihan Jawa jatuh pada Kamis Pon Wuku Sungsang (enam hari sebelum Galungan).
Fokusnya adalah pembersihan bhuana agung – dunia luar atau lingkungan sekitar.
Sugihan Bali jatuh pada Jumat Kliwon Wuku Sungsang (lima hari sebelum Galungan).
Maknanya adalah pembersihan bhuana alit – diri manusia, batin, pikiran, dan perilaku.
Menurut Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, istilah “Jawa” dalam Sugihan Jawa berasal dari kata jaba, yang berarti “luar”.
Maka Sugihan Jawa bukan hanya untuk orang dari Jawa, seperti anggapan yang keliru, tapi merupakan simbol pembersihan lahiriah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Hari-raya-Galungan-dalam-Kalender-Bali-2024.jpg)