Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kebakaran di Denpasar

3 Kali Ledakan Gegerkan Pedungan Denpasar Bali, Warung Bakso dan Rumah Ludes Terbakar

Suara tiga kali ledakan menggegerkan warga Jalan Eko Wisata Gang Damai, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Bali pada Senin 8 Juni 2026

Tayang:
Tribun Bali
SISA KEBAKARAN - Kepolisian melakukan olah TKP kebakaran pemukiman di Pedungan, Denpasar Selatan, pada Senin, 8 Juni 2026 siang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Suara tiga kali ledakan menggegerkan warga Jalan Eko Wisata Gang Damai, Banjar Pitik, Pedungan, Denpasar Selatan, Bali pada Senin 8 Juni 2026 siang.

Tak lama setelah dentuman terdengar, kobaran api langsung membesar dan melalap sebuah warung bakso hingga merembet ke gudang proyek dan rumah warga di sekitarnya.

Kebakaran hebat tersebut diduga dipicu aktivitas memasak di dapur warung bakso menggunakan kayu bakar.

Api dengan cepat merembet dan menghanguskan tiga unit bangunan sekaligus, yakni warung bakso, gudang proyek, serta satu unit rumah warga.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, Iptu Azel Arisandi, menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan api pertama kali muncul dari dapur warung bakso milik korban berinisial DS.

 

"Kebakaran bermula saat ETS (53) sedang menggoreng tahu di dapur warung bakso menggunakan kayu bakar. Namun, kemudian meninggalkan dapur tersebut sebentar ke area depan warung," ujar Iptu Azel Arisandi.

Baca juga: VIDEO 2 Pengendara Misterius Diburu, Korban Tabrak Lari di Baktiseraga Alami Cidera Kepala Berat

Kelalaian sesaat itu berujung fatal, tidak berselang lama setelah ditinggalkan, situasi berubah mencekam ketika terdengar suara dentuman dari arah dapur yang seketika memicu kepanikan warga sekitar.

"Tunggu pengecekan dari forensik untuk tahu sumber pastinya ledakan itu," tuturnya. 

Sekitar pukul 12.20 WITA, ETS mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali dari arah dapur.

Api langsung membesar dan dengan cepat membakar habis seluruh bangunan warung bakso, sebelum akhirnya merembet ke bangunan gudang dan rumah yang posisinya berdampingan.

Melihat kobaran api yang kian mengganas, AS (39) langsung menghubungi pemilik warung, DS. 

Warga setempat sempat bergotong-royong mencoba menjinakkan si jago merah dengan alat seadanya, namun upaya tersebut sia-sia karena api sudah terlanjur meluas akibat embusan angin dan material bangunan yang mudah terbakar.

Amukan si jago merah baru berhasil dikendalikan setelah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar mengerahkan kekuatan penuh ke lokasi kejadian.

"Api akhirnya dapat dipadamkan secara total pada pukul 14.30 WITA setelah dikerahkan sebanyak 7 unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Denpasar," kata Iptu Azel.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved