Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bisnis

Indeks Keyakinan Konsumen Capai 125,2, Simak Penjelasannya

Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 125,2, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 127,0.

Tribun Bali/KONTAN/CHEPPY A. MUCHLIS
BELANJA - Konsumen berbelanja kebutuhan pokok di pasar ritel modern yang ada di Jakarta. Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan keyakinan konsumen turun pada Februari 2026. 

TRIBUN-BALI.COM - Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mengindikasikan keyakinan konsumen turun pada Februari 2026. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) mencapai 125,2, lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 127,0.

Direktur Eksekutif, Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, meski turun survei konsumen tersebut masih mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. 

“Keyakinan konsumen yang tetap optimistis pada Februari 2026 bersumber dari peningkatan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan tetap kuatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan,” tutur Denny dalam keterangannya, Senin (9/3).

Baca juga: KREDIT Investasi Tumbuh 22,38 Persen, Kredit Investasi Perbankan Melaju Kencang di Awal 2026

Baca juga: PARTA: Pidana & Ganti Rugi Harus Tegak! Anggota DPR RI Soroti Ratusan Pohon Mangrove di Tahura Mati

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 115,9, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 115,1.

Sementara itu, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimistis sebesar 134,4, meski lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 138,8.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada Februari 2026 tetap optimistis pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden kelompok >Rp5 juta sebesar 129,2.

Meski demikian, perkembangan optimisme tersebut sedikit menurun dibandingkan kondisi bulan sebelumnya untuk sebagian kelompok pengeluaran, kecuali pada kelompok pengeluaran Rp3,1 hingga Rp 5 juta yang masih menunjukkan peningkatan.

Berdasarkan usia, IKK juga tetap di level optimistis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun sebesar 133,7.

Kelompok usia 51-60 tahun mengalami peningkatan optimisme dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan kelompok usia lainnya mengalami penurunan.

Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di beberapa kota yang disurvei, terutama di Surabaya, Banjarmasin, dan Padang. (kontan)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved