KESEHATAN
BULELENG Butuh Dokter Sub Spesialis, Pemkab Tawarkan Subsidi Pendidikan Bagi Dokter Spesialis
Hal ini disebabkan banyak tenaga medis yang lebih tertarik bekerja di wilayah Bali Selatan, sebab tingkat ekonominya lebih tinggi.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah Kabupaten Buleleng, memberikan subsidi bagi dokter spesialis yang mau melanjutkan pendidikan sub spesialis. Upaya ini untuk memenuhi kebutuhan dokter sub spesialis yang dinilai urgent.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra dikonfirmasi mengungkapkan, subsidi pendidikan ini diutamakan bagi dokter yang sedang bertugas di Buleleng. Hingga kini sudah ada empat dokter spesialis yang mengajukan pendidikan.
"Tentunya ada nota kesepahaman yang dibuat, agar nanti setelah lulus mereka tetap bekerja dan mengabdi di Buleleng," katanya, Kamis (4/12/2025).
Baca juga: PASCA Bencana Pura Bukit Sari, Alas Pala Sangeh Ida Cokorda Mengwi XIII Sarankan Caru Nawa Gempang
Baca juga: BALI Bersua Papua, Jateng, dan Tapanuli Utara, Hasil Drawing Soekarno Cup 2025 Resmi Diumumkan
Menurut Sutjidra, dokter spesialis yang melanjutkan pendidikan akan mendapat perlakuan khusus. Di mana dokter tersebut tetap mendapat gaji selama pendidikan.
"Saya jamin haknya tetap diberikan, meski tidak bekerja selama menempuh pendidikan. Subsidi UKT juga akan kami berikan," imbuhnya.
Untuk diketahui, kebutuhan tenaga kesehatan khususnya dokter spesialis dan sub spesialis sudah berupaya dipenuhi melalui rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sayangnya formasi tersebut selalu minum pelamar.
Hal ini disebabkan banyak tenaga medis yang lebih tertarik bekerja di wilayah Bali Selatan, sebab tingkat ekonominya lebih tinggi.
Melalui skema ini, Sutjidra berharap kebutuhan dokter sub spesialis di Buleleng bisa dipenuhi. Sebab Buleleng membutuhkan banyak dokter sub spesialis yang dari berbagai bidang. Mulai dari penyakit dalam, anak, bedah, kandungan, dan sebagainya.
"Pemenuhan dokter sub spesialis ini juga untuk melengkapi fasilitas RSUD yang segera ditingkatkan, sehingga mampu menjadi rumah sakit tipe B plus," tandasnya. (mer)
| JUDOL Indikasi Gangguan Mental, SMC Denpasar Beri Solusi dengan EXO-TMS, Selly Mantra Ikut Coba |
|
|---|
| BAHAYA Lelah Terus Menerus, Bisa Jadi Anemia, Wanita Lebih Beresiko Terkena, Simak Penjelasannya! |
|
|---|
| KADISKES: Yang Penting Pelayanan Ditingkatkan, Tak Masalah Poli RSD Mangusada Buka Lima Hari Kerja |
|
|---|
| Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Warga Desa Sumerta Kelod dan Penanaman 100 Pohon Produktif |
|
|---|
| GIANYAR Siagakan Faskes Antisipasi Kasus Influenza A |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/dokter-spesialis-fcdv.jpg)