Tenggelam di Bali

TEWAS Kadek Minggu Tenggelam Saat Jaring Ikan di Banjarasem, Yasa Dengar Teriakan Minta Tolong

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 Wita.

Istimewa
EVAKUASI - Jenazah Kadek Minggu setelah berhasil dievakuasi. Kadek Minggu tenggelam saat sedang menjaring ikan di laut, Senin (22/12). 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang nelayan bernama Kadek Minggu dilaporkan tenggelam di pantai wilayah Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Buleleng, Senin (22/12). Walaupun upaya penyelamatan segera dilakukan, namun nyawa pria 48 tahun itu tidak bisa diselamatkan. 

Kasi Humas Polres Buleleng, IPTU Yohana Rosalin Diaz mengungkapkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 Wita.

Mulanya Kadek Minggu bersama rekannya bernama Ketut Ariasa, berangkat dari Desa Tukad Sumaga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng ke Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt untuk menjaring ikan. "Keduanya ini sama-sama tidak bisa berenang," ucapnya. 

Saat sedang menjaring ikan, Ariasa mendengar rekannya berteriak minta tolong sambil melambaikan tangan. Melihat hal itu, Ariasa segera menarik jaring ikan menganggap Kadek Minggu berpegangan di jaring. 

"Saat jaring ditarik, korban sudah tidak ada di jaring. Sehingga saksi berusaha mencari bantuan ke warga sekitar untuk membantu pencarian menggunakan sampan. Namun tetap tidak ada hasil. Sehingga saksi melapor ke kantor Desa Kalisada," ungkapnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS! Menteri LHK Beri Perpanjangan Waktu, TPA Suwung Tutup Ditunda Jadi 28 Februari 2026

Baca juga: BANDARA Ngurah Rai Catat 13.952 Flight di Desember, Gubernur Bantah Wisman Sepi Saat Nataru di Bali

Sementara pengakuan warga sekitar bernama Putu Yasa, saat itu dia sedang berada di pinggir pantai menunggu keponakan yang sedang memancing. Yasa yang mendengar teriakan minta tolong dari Ariasa segera membantu menarik jaring. 

"Yasa kemudian menyuruh Ariasa untuk melapor ke kantor Desa Kalisada. Saat Ariasa melapor itulah, Yasa melihat korban sudah mengapung di sebelah timur Muara (Soan). Kemudian Yasa mengangkat korban ke pinggir menggunakan Kayu," jelasnya. 

Setelah Kadek Minggu berhasil dievakuasi, pihak medis dari Puskesmas Seririt 2 segera melakukan pemeriksaan terhadap tubuh jenazah. Menurut pihak medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Istri korban dan keluarga menerima kejadian ini sebagai sebuah musibah dan meminta agar korban langsung diantar ke rumah duka," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved