Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Sampah di Bali

TP PKK Buleleng Bali Klaim 65 Persen Sampah Bisa Selesai dari Rumah

Nyoman Sutjidra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam aksi lingkungan. 

Istimewa
Bersih pantai - TP PKK Buleleng saat melakukan aksi bersih pantai Kubujati. Aksi ini digelar serangkaian dengan peringatan hari Kartini. Jumat (17/4/2026). TP PKK Buleleng Bali Klaim 65 Persen Sampah Bisa Selesai dari Rumah 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - TP PKK Kabupaten Buleleng mengklaim hingga 65 persen persoalan sampah rumah tangga bisa diselesaikan dari sumbernya. 

Hal itu disampaikan dalam kegiatan bersih-bersih Pantai Kubujati, Kecamatan Kubutambahan, Bali, Jumat 17 April 2026, dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Ketua TP PKK Buleleng, Ny. Wardhani Sutjidra mengatakan, penanganan sampah tidak cukup hanya dengan aksi bersih-bersih. 

Menurutnya, masyarakat perlu mulai mengelola sampah dari rumah masing-masing.

Baca juga: Pembuangan Sampah Organik Dari Denpasar Ke TPA Suwung Bali Hanya Untuk Desa Yang Tak Punya TPS3R

"Dengan langkah sederhana, seperti memilah sampah organik dan anorganik, hingga 65 persen permasalahan sampah rumah tangga sebenarnya bisa diselesaikan," ujarnya.

Ia menjelaskan, sampah organik dapat diolah secara mandiri, sehingga tidak semuanya harus dibuang ke tempat pembuangan akhir. 

Selain itu, TP PKK Buleleng juga mendorong penerapan konsep Palemahan Kedas (PEDAS).

Konsep ini mengajak masyarakat untuk bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri, dimulai dari rumah tangga.

Aksi bersih pantai ini melibatkan berbagai organisasi perempuan, seperti Dharma Wanita Persatuan (DWP), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), serta masyarakat setempat. 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini.

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan perempuan dalam aksi lingkungan. 

Menurutnya, gerakan seperti ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah.

"Kami harapkan ke depan pantai ini bisa ditata dengan baik dan tidak lagi kumuh," kata Sutjidra.

Ia juga kembali mengimbau masyarakat agar menerapkan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS). 

Mulai dari memilah sampah sejak dari rumah, kantor, hingga tempat usaha. (mer)

Kumpulan Artikel Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved