Berita Buleleng
Solusi Tekan Over Kapasitas, Pemkab Buleleng Siapkan SMPN 7 Tejakula Bali
Menurut Gus Surya, lahan di sekolah itu sudah tidak memungkinkan untuk pengembangan gedung baru.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana membangun SMP Negeri 7 Tejakula.
Pembangunan sekolah baru ini untuk menyikapi masalah over kapasitas yang terjadi di SMP Negeri 4 Tejakula.
Rencana pembangunan sekolah baru ini didorong oleh aspirasi masyarakat, khususnya tokoh desa dinas dan desa adat di Pacung, Bali.
Bahkan, Desa Adat Bangkah telah menyiapkan lahan seluas 1 hektare untuk mendukung pembangunan tersebut.
Baca juga: 30 Sekolah di Denpasar Belum Miliki Kepsek Definitif, Tunggu Hasil Seleksi Kementerian Pendidikan
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Gde Surya Bharata, menjelaskan selama ini lulusan SD di Desa Pacung termasuk dari SD Negeri 1, 2, dan 3 Pacung, mayoritas melanjutkan pendidikan ke SMPN 4 Tejakula, yang berlokasi di Desa Bondalem. Kondisi ini tentu menyebabkan keterbatasan ruang kelas.
"Daya tampung di SMPN 4 sudah overload. Saat ini ada sekitar 10 rombongan belajar, dengan jumlah siswa per kelas mencapai sekitar 40 orang," ujarnya, Jumat 17 April 2026.
Menurut Gus Surya, lahan di sekolah itu sudah tidak memungkinkan untuk pengembangan gedung baru.
Oleh sebab itu, kehadiran SMPN 7 diharapkan mampu mengurai beban siswa yang selama ini menumpuk di SMPN 4 Tejakula.
Didampingi Perbekel Desa Pacung, Gede Kardiana, Gus Surya telah meninjau kesiapan lahan calon lokasi pembangunan.
Lahan tersebut berada di Dusun Alapsari, Desa Adat Bangkah, Kecamatan Tejakula.
Dari lahan seluas 1 hektare, sekolah ini diproyeksikan memiliki 4 hingga 5 rombongan belajar per tingkat.
Dengan standar 32 siswa per kelas, daya tampung mencapai sekitar 120 hingga 160 siswa per angkatan.
"Jika dikembangkan hingga tiga tingkat, total ruang kelas bisa mencapai 15 unit," ucapnya.
Menurut Gus Surya, lahan yang disiapkan cukup representatif.
Akses jalan menuju lokasi tergolong baik, dengan jarak sekitar 4–5 kilometer dari pusat Desa Pacung.
Ketersediaan infrastruktur dasar seperti air dan listrik juga sudah memadai.
Meski demikian, rencana pembangunan ini masih menunggu kepastian penganggaran.
Jika tidak ada kendala, pembangunan SMPN 7 Tejakula diperkirakan mulai direalisasikan pada 2027 atau 2028. (mer)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Solusi-Tekan-Over-Kapasitas-Pemkab-Buleleng-Siapkan-SMPN-7-Tejakula-Bali.jpg)