Berita Denpasar
BWS Anggarkan Rp 4,3 M, Perbaiki 3 Bantaran Sungai di Denpasar yang Rusak Diterjang Banjir
Pasca banjir bandang yang menerjang Kota Denpasar, tiga bantaran sungai rusak.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ady Sucipto
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pasca banjir bandang yang menerjang Kota Denpasar, tiga bantaran sungai rusak.
Ketiga sungai tersebut yakni bantaran Tukad Badung, Tukad Mati dan Tukad Ayung.
Terkait hal itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida merancang perbaikan kerusakan tersebut.
Baca juga: PUPR Denpasar Kebut Normalisasi Tukad Badung, Ketebalan Sedimentasi Capai 1 Meter Lebih
BWS menganggarkan Rp 4.326.000.000 atau Rp 4,3 miliar.
Satuan Kerja (Satker) Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air BWS Bali Penida, Wayan Riyasa mengatakan, Tukad Badung pasca diterjang banjir dan menimbulkan korban jiwa mengalami kerusakan pada tanggul pasangan batu kali dan jebol di beberapa titik lokasi yang harus diperbaiki segera.
Selain itu di Tukad Mati, tanggul pasangan batu kali jebol di beberapa titik lokasi dan Tukad Ayung yang mengalami kerusakan pada dinding penahan tanah pasangan batu kali dibeberapa titik lokasi sepanjang sungai.
“Kami ajukan perbaikan ketiga sungai di tahun ini, jadi sebelum akhir tahun sudah tuntas,” jelasnya, Kamis, (16/10/2025).
Perbaikan ini pun sudah diajukan ke pusat. Untuk perbaikan menyeluruh Tukad Badung membutuhkan anggaran Rp 1,72 miliar, Tukad Mati membutuhkan Rp 1,78 miliar dan Tukad Ayung membutuhkan Rp 826 juta.
“Semoga minggu depan sudah bisa mulai dilaksanakan perbaikan,” imbuhnya.
Baca juga: DBD di Denpasar Bali Tercatat 1.252 Kasus, Tren Kasus Masih Cenderung Melandai
Pihaknya menambahkan, di beberapa titik kerusakan yang rawan terhadap pemukiman sudah mulai dikerjakan seperti di perumahan Ubung dan di trash track Taman Pancing.
Perbaikan ini dipercepat pasca banjir agar tidak merugikan warga sekitar. Pengerjaan ditarget rampung pada akhir tahun 2025. (sup)
| Tinjau TPST Tahura I, DPRD Denpasar Dorong Bisa Kelola 300 Ton Sampah per Hari |
|
|---|
| Tak Hanya TPST, Beberapa TPS3R di Denpasar Overload Atasi Sampah Organik |
|
|---|
| Warga Bakar Sampah dan Menumpuk di Pinggir Jalan Denpasar, Ini Tanggapan Wawali |
|
|---|
| MDA Denpasar Arahkan Pemilahan dan Pembuatan Kompos dengan Pararem |
|
|---|
| Pemilahan Sampah di Denpasar Capai 84 Persen, Arya Wibawa: Meningkat Setelah 1 April |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Eskavator-tengah-melakukan-proses-pengerukan-sedimentasi-Tukad-Badung.jpg)