Berita Denpasar
Denfest Hadirkan Mesin Press hingga Kompos untuk Tangani Sampah, Libatkan 17 Komunitas Lingkungan
Denfest Hadirkan Mesin Press hingga Kompos untuk Tangani Sampah, Libatkan 17 Komunitas Lingkungan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dalam pelaksanaan Denpasar Festival ke-18, Pemkot Denpasar berkomitmen tak ada sampah yang keluar dan bisa diolah di tempat.
Untuk itu, sebanyak 17 komunitas yang bergerak dalam lingkungan terlibat dalam penanganan sampah.
Bahkan komunitas ini menghadirkan mesin press sampah plastik dan mesin kompos di lokasi Denfest.
Mesin ini akan diletakkan di sisi timur Lapangan Puputan Badung, yang sekaligus menjadi edukasi kepada pengunjung.
Baca juga: Hutan Bali Barat Mulai Gundul, Terlihat Jalur Alat Berat dari Jalan ke Tengah Hutan
Ketua Umum Komunitas Temanmu Sekaligus Koordinator Waste Department Eling Ring Rasa Denfest 2025, Anak Agung Ngurah memaparkan, pengelolaan sampah dilakukan melalui sistem urunan antarkomunitas.
Pihaknya akan menghadirkan satu unit mesin press plastik, dan mesin komposting dua unit berkapasitas 250 liter.
Juga bak magot yang diletakkan di setiap UMKM.
Baca juga: Aset Tanah Mantan Ketua LPD Tulikup Kelod Bali Disita Adat, Kejari Gianyar Telusuri Aset Tersangka
Selain itu, sebanyak 20 unit teba modern disiapkan sebagai bagian dari sistem pengolahan untuk sampah organik.
Dari 17 komunitas yang terlibat, dua fokus pada pengolahan sampah organik, khususnya buah-buahan yang diolah menjadi eco enzyme.
"Untuk sampah anorganik, dilakukan pemilahan menjadi tujuh jenis dan organik menjadi dua jenis sehingga total 9 jenis," paparnya, Kamis, 18 Desember 2025.
Sistem ini didukung dengan pembuatan stasiun sampah menggunakan kampil di 10 titik strategis.
Dari 17 komunitas, total 200 relawan yang terlibat termasuk dari pelajar SMP, SMA/SMK, serta mahasiswa dilibatkan secara aktif.
Mereka dibagi dalam tiga shift, masing-masing bertugas selama empat jam untuk mengedukasi dan mengingatkan pengunjung agar membuang sampah sesuai kategori yang telah ditentukan dari pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.
“Tugas ini memang berat, namun akan terus kami lakukan. Pola pengelolaan ini diharapkan bisa diterapkan di desa, desa adat, maupun pada berbagai event lainnya,” ujar koordinator pengelolaan sampah Denfest.
Titik kumpul pengelolaan sampah berada di kawasan Jalan Gajah Mada dan sisi timur Lapangan Puputan Badung, dengan unit khusus bertajuk 'Waste Department' bernama 'Eling Ring Rasa'.
| KAPOLRESTA: Jangan Ragu Lapor ke 110, Jaga Keamanan Bersama Polisi Berharap Partisipasi Aktif Warga! |
|
|---|
| ASTAGA! Sopir Truk Mabuk Ugal-ugalan di Jalan dan Tantang Warga di Sidakarya, Lalu Diamankan Polisi! |
|
|---|
| 925 Penumpang Turun di Pelabuhan Benoa, Dukcapil Denpasar Gelar Sidak Kependudukan |
|
|---|
| Kapolresta Denpasar: Demi Keamanan, Warga Jangan Ragu Lapor ke 110 Jika Ada Tindak Kejahatan |
|
|---|
| Modus Minta Air, Yanto Lakukan Pencurian dan Kekerasan di Gerai Laundry Bali, Korban di Cekik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Persiapan-Denpasar-Festival-ke-18-di-kawasan-Catur-Muka-Denpasar.jpg)