Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Panen Cabai Varietas Kaliber di Subak Cuculan Denpasar Bali, Demplot 5 Are Hasilkan Rp 18 Juta

demplot tanaman cabai di Subak Cuculan menggunakan varietas kaliber yang cukup tahan terhadap hujan.

Istimewa
Pelaksanaan panen cabai di Subak Cuculan Denpasar Selatan. Panen Cabai Varietas Kaliber di Subak Cuculan Denpasar Bali, Demplot 5 Are Hasilkan Rp 18 Juta 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dinas Pertanian Kota Denpasar bersama petani melaksanakan panen cabai di Subak Cuculan, Kecamatan Denpasar Selatan, Bali.

Meski musim hujan, produksi cabai di subak ini tak terpengaruh.

Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, A.A Gede Bayu Brahmasta mengatakan, keberhasilan panen cabai di musim hujan tidak lepas dari penerapan teknologi budidaya yang tepat serta pendampingan kepada petani. 

"Kegiatan ini tidak hanya mendukung stabilitas harga pangan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan Kota Denpasar," katanya, Rabu 24 Desember 2025.

Baca juga: KISAH Inspiratif Pasutri Penjahit Panen Rupiah Berkat Seragam Sekolah, Astra & Taman Bangkit Lagi!

Ia menambahkan, demplot tanaman cabai di Subak Cuculan menggunakan varietas kaliber yang cukup tahan terhadap hujan.

Untuk populasi tanamannya yakni 1.000 pohon per 5 are. 

Dengan rata-rata harga pada saat musim hujan Rp 60.000 per kg, petani mendapatkan pendapatan Rp 18 juta dengan luasan demplot 5 are.

Adapun rata-rata produksi per pohon cabai ini yakni 0,3 kg. 

Pelaksanaan panen cabai di Subak Cuculan Denpasar Selatan. Panen Cabai Varietas Kaliber di Subak Cuculan Denpasar Bali, Demplot 5 Are Hasilkan Rp 18 Juta
Pelaksanaan panen cabai di Subak Cuculan Denpasar Selatan. Panen Cabai Varietas Kaliber di Subak Cuculan Denpasar Bali, Demplot 5 Are Hasilkan Rp 18 Juta (Istimewa)

"Sehingga untuk budidaya cabai di musim penghujan sangat menjanjikan bagi petani, namun memerlukan budidaya yang lebih intensif dikarenakan serangan hama penyakit di musim hujan sangat tinggi," paparnya.

Pada tahun 2025, Dinas Pertanian Denpasar melaksanakan demplot cabai seluas 20 are dan pengembangan cabai seluas 2,5 ha di 4 kecamatan. 

Menurutnya, keberhasilan panen cabai ini tidak lepas dari komitmen petani dalam menerapkan hasil Sekolah Lapang Budidaya Terpadu Budidaya Cabai yang telah diprogramkan oleh Dinas Pertanian Kota Denpasar

"Hal ini sekaligus menunjukkan bahwa penguatan kapasitas petani melalui sekolah lapang menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan produksi  dan peningkatan pendapatan petani," paparnya.

Salah seorang petani Subak Cuculan, Prayitno menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. 

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar bantuan demplot cabai yang telah diberikan. Bantuan ini sangat membantu petani, baik dari sisi sarana produksi maupun pendampingan, sehingga kami tetap bisa berproduksi dan meningkatkan pendapatan meskipun pada musim hujan," tuturnya. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved