Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Dramatis Petugas Damkar Denpasar Evakuasi Balita yang Terjebak Sekitar 1 Jam di Kamar Terkunci

Dramatis Petugas Damkar Denpasar Evakuasi Balita yang Terjebak Sekitar 1 Jam di Kamar Terkunci

Tayang:
Istimewa
BUKA PINTU - Petugas Damkar Denpasar saat berupaya membuka pintu yang di dalamnya ada balita terjebak, Kamis 15 Januari 2026. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang balita dilaporkan terjebak di dalam kamar tidurnya setelah tanpa sengaja mengunci pintu dari dalam saat sedang asyik bermain sendirian, suasana tegang menyelimuti.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah Jalan Taman Sekar, Padangsambian, Kota Denpasar, Bali, pada Kamis 15 Januari 2026. 

Kejadian bermula ketika sang balita tengah asyik bermain di dalam kamar. Tanpa disadari, ia memainkan tuas pintu hingga terkunci rapat.

Orang tua yang menyadari hal tersebut mencoba membuka pintu dari luar, namun usaha mereka sia-sia.

Baca juga: Bayi Baru Lahir Ditemukan di Pesisir Pantai Sangsit, Ibu Diduga ODGJ 

Panik karena sang buah hati terjebak di dalam sendirian, pihak keluarga akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Denpasar untuk meminta bantuan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyampaikan bahwa pihaknya segera menerjunkan tim penyelamat setelah menerima laporan darurat dari warga tersebut.

Baca juga: Tarik-ulur Polemik Penutupan TPA Suwung, Koster Undur hingga November Dapat Dukungan DPRD Bali

"Kondisinya, anak tersebut terjebak sendirian di dalam kamar. Orang tuanya sudah mencoba berbagai cara namun kunci pintu tersebut macet dan tidak bisa dibuka dari luar," ujar I Made Tirana saat dikonfirmasi Tribun Bali.


Isak tangis terdengar dari balik pintu, sementara sang ibu tampak cemas menunggu di depan kamar sembari terus memanggil nama anaknya untuk memberikan ketenangan. 


Petugas Damkar dengan sigap namun hati-hati berusaha membongkar mekanisme kunci pintu agar tidak menimbulkan suara gaduh yang bisa membuat sang balita semakin trauma.


Proses evakuasi berlangsung cukup alot dan memakan waktu sekitar 45 menit. 


Petugas menggunakan peralatan khusus untuk membongkar bagian handle dan silinder kunci pintu tanpa harus mendobrak paksa secara kasar.


"Total waktu dari penanganan hingga pintu berhasil dibuka memakan waktu sekitar satu jam," bebernya. 


"Petugas kami bekerja dengan sangat hati-hati karena yang dihadapi adalah balita. Kami fokus membongkar kunci pintunya agar akses masuk terbuka," tambah Tirana.


Ketegangan akhirnya pecah menjadi rasa lega saat pintu berhasil terbuka. Sang balita langsung dihampiri dan digendong erat oleh orang tuanya serta diberi minum dan ditenangkan.


Beruntung, balita tersebut ditemukan dalam keadaan sehat tanpa ada luka sedikit pun.


"Tidak ada yang luka-luka terhadap anak," ujarnya.


I Made Tirana juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada saat anak balita bermain sendirian.


"Kami bersyukur proses evakuasi berjalan lancar dan anak dalam keadaan selamat," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved