Penemuan Bayi
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Pesisir Pantai Sangsit, Ibu Diduga ODGJ
Masyarakat di wilayah Banjar Dinas Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng dikejutkan dengan penemuan bayi
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Masyarakat di wilayah Banjar Dinas Pabean, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Buleleng dikejutkan dengan penemuan bayi yang baru lahir di pesisir pantai setempat.
Bayi berjenis kelamin laki-laki itu diduga lahir dari perempuan yang mengalami gangguan kejiwaan (ODGJ).
Baca juga: Rintihan Bayi dari Belakang Kandang Sapi di Kuta Selatan, Ditemukan Masih dengan Ari-ari
Peristiwa ini diketahui pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 07.00 wita.
Berawal saat warga setempat bernama Made Tanaya mendapati bayi bersama ibunya di pesisir pantai, tepatnya di bawah Pohon Ketapang.
Baca juga: Penemuan Bayi Di Badung Bali, Ari-Ari Dan Tali Pusar Masih Utuh, Yustina Diringkus Kurang Dari 4 Jam
Melihat kondisi bayi yang masih lemah dan berada di lokasi terbuka, Tanaya kemudian menginformasikan hal ini pada kepala dusun setempat dan Bhabinkamtibmas Desa Sangsit.
Kapolsek Sawan, AKP Kadek Robin Yohana saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.
Pihaknya bersama kepala dusun dan petugas Puskesmas Sawan 1 segera mendatangi lokasi.
Baca juga: Fakta Penemuan Bayi Laki-laki di Belakang Kandang Sapi di Badung, Sosok Ibu Pembuang Bayi Terungkap
"Kami mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap ibu dan bayi. Setelahnya kami mengevakuasi keduanya ke Puskesmas Sawan 1 guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," ucapnya.
Berdasakan hasil pemeriksaan medis, kondisi ibu dan bayinya dinyatakan sehat.
Bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,9 kilogram dan panjang 43 sentimeter.
Baca juga: Fakta Penemuan Bayi Laki-laki di Belakang Kandang Sapi di Badung, Sosok Ibu Pembuang Bayi Terungkap
Adapun identitas perempuan tersebut berinisial NP (22) asal Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Disinggung adanya kemungkinan menjadi korban kekerasan seksual, AKP Robin mengatakan berdasarkan keterangan dari warga sekitar, NP memiliki teman dekat laki-laki yang juga merupakan ODGJ.
Baca juga: Kurang dari 4 Jam Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembuang Bayi di Kuta Selatan
"Setelah dari puskesmas, yang bersangkutan selanjutnya dibawa ke Dinas Sosial untuk mendapat penanganan lebih lanjut," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Penemuan Bayi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-Medis-Puskesmas-Sawan-1-saat-mengevakuasi-bayi-58.jpg)