Bencana Alam di Bali
Puluhan Rumah dan Pelinggih Diterjang Puting Beliung di Sidakarya, Putu: Angin Kedua Lebih Kencang
Puting beliung di Sidakarya Bali, Luh Suriani (57) mengaku genting di rumahnya jebol dan membuat plafon juga ikut jebol.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Angin puting beliung menerjang Desa Sidakarya, Denpasar, Bali pada Rabu 21 Januari 2026 dini hari.
Kejadian ini menerjang wilayah Jalan Sidakarya, Banjar Tengah hingga Jalan Kerta Dalem.
Puluhan rumah hingga pelinggih pun terdampak bencana ini.
Menurut penuturan warga, Putu Galang Suarsa (22) angin puting beliung ini terjadi sekitar pukul 01.50 Wita.
Baca juga: BREAKING NEWS: Angin Puting Beliung Terjang Sidakarya Denpasar, Krisna Alami Kerugian Ratusan Juta
Saat itu, ia bersama temannya tengah menggarap ogoh-ogoh di banjar.
Tiba-tiba ada angin kencang yang menerjang dari barat.
"Setelah yang pertama, sekitar dua menit kemudian datang lagi angin lebih keras. Anginnya seperti mendorong," ungkapnya.
"Angin bergerak miring, dari kiri jalan kemudian ke kanan. Makanya ada yang di kiri jalan kena, ada juga yang kanan jalan," ungkapnya.
Ia dan rekan-rekannya yang ada di banjar pun panik.
Dan ketika akan pulang, ia mendapati gang telah tertimbun tembok yang roboh.
Warga lain, Ni Luh Suriani (57) mengaku genting di rumahnya jebol dan membuat plafon juga ikut jebol.
Karena saat itu juga turun hujan, rumahnya juga mengalami kebanjiran karena air masuk ke dalam.
Selain itu, tembok penyengkernya juga roboh akibat tertimpa tembok di sebelahnya yang roboh.
Robohan tembok itu juga menutup akses masuk ke gang.
"Yang rusak di rumah itu ada atap rumah tiga, penyengker satu. Motor ipar juga kena robohan tembok," katanya.
Ia pun berharap agar ada bantuan dari pemerintah. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Suasana-Jalan-Sidakarya-Denpasar-yang-terdampak-angin-puting-beliung.jpg)