Berita Denpasar
Sempat Viral di Medsos, Pengendara Motor Bentak Polisi di Denpasar, Kompol Yusuf: Sedang Emosional
Pengendara tersebut berbicara dengan nada tinggi dan menuduh petugas telah memaki dirinya.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh sebuah potongan video yang memperlihatkan ketegangan antara seorang pengendara sepeda motor dengan anggota Satlantas Polresta Denpasar.
Dalam video tersebut, sang pengendara tampak meluapkan amarahnya dengan nada tinggi setelah ditegur petugas karena tidak menggunakan helm.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, memberikan penjelasan guna meluruskan informasi yang beredar di masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Peristiwa ini bermula pada Senin 26 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WITA.
Baca juga: Kasus Kecelakaan Viral di Depan RS Kasih Ibu Bali, Polresta Denpasar Damaikan Pelaku dan Korban
Saat itu, anggota Patroli Satlantas Polresta Denpasar sedang melaksanakan tugas pengaturan lalu lintas di pos TL Hangtuah Nyali.
Petugas mendapati pengendara motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 3760 FBT yang berboncengan tanpa mengenakan helm dari arah selatan menuju utara.
"Anggota kami menegur pengendara tersebut secara humanis saat sedang melakukan pengaturan. Namun, awalnya pengendara hanya menoleh dan tersenyum. Tak lama kemudian, ia justru berhenti dan berteriak memanggil anggota kami," terang Kompol Yusuf Dwi Admodjo saat dihubungi Tribun Bali, pada Kamis 29 Januari 2026.
Saat dihampiri, situasi justru memanas. Pengendara tersebut berbicara dengan nada tinggi dan menuduh petugas telah memaki dirinya.
Di saat yang sama, rekan pengendara tersebut merekam kejadian dan mengunggahnya ke media sosial dengan narasi yang menyudutkan petugas.
Guna memastikan kebenaran peristiwa, Satlantas Polresta Denpasar bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan internal terhadap anggota yang bersangkutan serta melacak identitas pemilik kendaraan.
Setelah dipanggil ke Mapolresta Denpasar untuk dimintai keterangan, terungkap fakta di balik aksi emosional pengendara yang diketahui bernama Setyawan Gunawan tersebut.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelanggar mengakui bahwa dirinya memang diingatkan untuk memakai helm. Namun, saat itu yang bersangkutan sedang dalam kondisi emosional karena ada masalah rumah tangga. Amarah tersebut kemudian diluapkan kepada anggota yang menegurnya," ungkap Kompol Yusuf.
Lebih lanjut, Kompol Yusuf menyayangkan adanya unggahan video dari rekan pelaku yang memberikan narasi tidak benar (hoaks) seolah petugas bersikap tidak sopan.
Kompol Yusuf Dwi Admodjo mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas, terlepas dari kondisi pribadi yang sedang dialami.
"Kami berharap masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terprovokasi oleh video potongan yang tidak menampilkan kronologi utuh. Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban di jalan raya demi keselamatan bersama," pesannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Sempat-Viral-di-Medsos-Pengendara-Motor-Bentak-Polisi-di-Denpasar-Kompol-Yusuf-Sedang-Emosional.jpg)