Kecelakaan di Denpasar
Tewas di TKP, Pengendara Vespa Hantam Bokong Truk Yang Parkir Liar Di Jalan Cargo Denpasar Bali
Petugas Ambulance BPBD Kota Denpasar dibantu warga sekitar berupaya memberikan pertolongan pertama
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang pengendara motor tewas setelah menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir liar di Jalan Cargo Permai, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, pada Minggu 8 Februari 2026 dini hari.
Insiden yang terjadi sekira pukul 01.14 WITA ini melibatkan sepeda motor Vespa Primavera bernomor polisi AG 5293 NJ dengan sebuah Mobil Truk Mitsubishi P 8986 UX merenggut nyawa pria berinisial PESJ (36) asal Surakarta.
Kasatlantas Polresta Denpasar, Kompol Yusuf Dwi Admodjo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat pengendara Vespa, melaju dari arah selatan menuju utara.
Sementara itu, yang dibonceng berinisial EM (47), seorang perempuan asal Surakarta, dilaporkan dalam kondisi sadar namun mengalami luka robek serius di bagian pelipis mata kiri.
Baca juga: Kecelakaan di Bypass IB Mantra Bali, Nyoman Tabrak Bus, Hindari Jalan Rusak
Saat ini, EM tengah menjalani perawatan intensif di RSUP Prof. Ngoerah.
Setibanya di lokasi kejadian, tepatnya di depan Dealer Motor Sundra KM 6, pengendara Vespa diduga tidak menyadari adanya truk yang sedang terparkir di lajur kiri.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras pun tidak terhindarkan.
"Sepeda motor menabrak body belakang kanan truk yang sedang parkir di badan jalan. Truk tersebut diketahui parkir menghadap ke utara di lokasi yang terdapat rambu larangan parkir," ujar Kompol Yusuf Dwi Admodjo kepada Tribun Bali, pada Senin 9 Februari 2026.
Kondisi di lokasi sangat mengenaskan, Vespa berwarna biru tua yang dikendarai korban tampak terjepit dan masuk ke kolong bagian belakang truk.
Kerusakan berat terlihat pada bagian depan motor akibat hantaman keras terhadap besi pelindung truk.
Truk Mitsubishi tersebut berhenti di bahu jalan memakan sebagian jalur utama.
Petugas kepolisian menggunakan alat ukur roda untuk memastikan titik benturan dan posisi akhir kendaraan.
Saat kejadian, Petugas Ambulance BPBD Kota Denpasar dibantu warga sekitar berupaya memberikan pertolongan pertama, namun nyawa sang pengendara tidak tertolong akibat luka berat di bagian wajah dan kepala.
Jenazah korban telah dievakuasi ke KMJ RSUP Prof. Ngoerah oleh tim BPBD Kota Denpasar.
"Akibat kecelakaan tersebut, pengendara Vespa (PESJ) dinyatakan meninggal dunia di tempat (MD) dengan luka robek pada bibir, hidung mengeluarkan darah, serta patah tulang pada kelingking tangan kiri," jelasnya. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar