Seputar Bali
Gubernur Koster Dukung Pembangunan JEC Smart Hospital Mata Berstandar Internasional
Riset IMARC Group menyebut pasar wisata kesehatan di Indonesia pada 2024 mencapai USD 1,7 miliar.
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Ngurah Adi Kusuma
JEC Bali Sanur ditargetkan rampung pada tahun 2027, dan akan melayani 30.000 kunjungan pada tahun pertama operasionalnya.
Selain pasar lokal Bali, JEC Bali Sanur juga menyasar pasar domestik Indonesia, menengah ke atas dan komunitas ekspatriat, serta pasien dari mancanegara.
JEC Bali Sanur hadir dengan mengadopsi konsep 'Blue Hospital', sebuah pendekatan desain dan operasional rumah sakit masa depan yang menyatukan prinsip ‘smart’ (pintar) dan ‘green’ (hijau) secara utuh.
Konsep ini dikembangkan oleh Deerns, konsultan engineering dan perancang fasilitas kesehatan global, yang menitikberatkan pada enam aspek inti yakni sentralitas pasien, hasil kesehatan yang optimal, efisiensi biaya, kesejahteraan manusia (baik pasien maupun tenaga medis), keberlanjutan lingkungan, serta kecerdasan bangunan/building smartness.
Baca juga: Korban Longsor di Suter Bangli Bali Ditemukan, Nyoman Buda Tertimbun di Sekitar Pondok Darurat
Implementasi 'Blue Hospital' di JEC Bali Sanur bertujuan menciptakan ekosistem penyembuhan (healing environment) yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga humanis.
Secara operasional, JEC Bali Sanur akan bertumpu pada tiga pilar utama, pertama, pilar manusia (people) - mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan pasien serta staf medis untuk menurunkan tingkat stres dan meningkatkan kualitas layanan.
Kedua, pilar keberlanjutan (sustainability) - mengintegrasikan sistem hemat energi dan penggunaan material ramah lingkungan guna menekan jejak karbon.
Ketiga, pilar efisiensi (operational efficiency) - menggunakan data real-time untuk meningkatkan reliabilitas layanan.
Guna mewujudkan itu, beberapa fitur akan diaplikasikan dengan tujuan mendukung mobilitas dan kenyamanan pengguna di dalam rumah sakit.
Antara lain, smart parking untuk kemudahan akses, smart lighting berbasis deteksi gerak guna efisiensi energi, hingga pemasangan sensor kualitas udara (air quality sensors) di ruang-ruang strategis untuk memastikan lingkungan yang sehat dan aman bagi tindakan medis maupun pemulihan pasien.
Dari segi fasilitas, JEC Bali Sanur akan menyediakan layanan komprehensif, antara lain:
● FLACS (Semi-robotic Cataract Surgery): teknologi semi-robotik canggih untuk bedah katarak presisi tinggi dengan pemulihan lebih cepat dan hasil penglihatan yang lebih optimal.
● SMILE PRO, LASIK & Implantable Collamer Lens (ICL): koreksi penglihatan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.
● Glaucoma: diagnosis dan penanganan glaukoma yang canggih untuk mencegah kehilangan penglihatan dan menjaga kesehatan mata.
● Vitreo-retina: layanan retina dan vitreus yang komplet, meliputi tindakan bedah, injeksi, dan terapi laser dengan dukungan teknologi mutakhir.
● Myopia Control Center: layanan pengendalian miopia untuk mengelola dan memperlambat progresivitas miopia secara efektif.
● Dry Eye Center: perawatan mata kering yang menyeluruh dengan diagnostik modern dan rencana terapi yang dipersonalisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas penglihatan. (*)