Bencana Alam di Bali
21 Titik Banjir di Kota Denpasar Bali, Jalan Danau Tempe Ketinggian Air 40 Cm
Banjir menggenangi rumah-rumah warga hingga jalan raya di sejumlah ruas jalan di Denpasar.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Cuaca ekstrem yang ditandai hujan dan angin kencang hampir sepanjang dua hari mengakibatkan bencana alam di berbagai wilayah di Bali, Selasa 24 Februari 2026.
Salah satu wilayah paling parah terdampak cuaca ekstrem adalah Kota Denpasar, ibu kota Provinsi Bali.
Hujan hampir sepanjang dua hari, dan masih berlangsung hingga siang ini, mengakibatkan banjir di mana-mana.
Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Bali dan BMKG, di Kota Denpasar terjadi 21 titik banjir.
Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 5 Kabupaten dan Kota di Bali, Waspada Banjir Bandang!
Data ini berdasarkan Laporan Situasi Kebencanaan (periode 12 jam sebelumnya) 24 Februari 2026, pukul 18.00 - 06.00 WITA.
Banjir menggenangi rumah-rumah warga hingga jalan raya di sejumlah ruas jalan di Denpasar.
Saat ini petugas tengah melakukan proses penanganan terhadap warga yang terdampak banjir. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Banjir terparah terjadi di Jalan Griya Anyar arah simpang Dewa Ruci. Ketinggian air mencapai 80 cm.
Banjir juga terjadi di Jalan Danau Tempe, dengan ketinggian air hampir 40 cm.
Selain banjir juga terjadi Angin puting beliung di Jalan Gunung Payung, Padang Sambian Kelod.
Kemudian Tanggul Sungai Jebol di Jalan Siulan Gang Lely No. 88.
Berikut 21 Titik Banjir di Kota Denpasar, Selasa 24 Februari 2026
- Banjir Jl. Tegal Wangi Gang Tegal Jaya, Sesetan (Ketinggian 40cm)
- Banjir Jl Griya Anyar Arah Simpang Dewa Ruci (ketinggian 80cm)
- Banjir Jl. By Pass Ngurah Rai No. 259, Sanur (ketinggian 50cm)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Hujan-Deras-dan-Angin-Kencang-Landa-Bali-Hari-Ini-24-Februari-2026-SDN-4-Sanur-Alami-Banjir.jpg)