Nyepi 2026
Malam Pangerupukan, RSUD Wangaya Denpasar Bali Siagakan 3 Ambulans dan 12 Tabung Oksigen
RSUD Wangaya selalu dilibatkan dalam mendukung pelayanan kesehatan selama rangkaian Hari Raya Nyepi
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Saat malam Pangerupukan di Denpasar, Bali, RSUD Wangaya menyiapkan dukungan layanan kesehatan khususnya di kawasan Catur Muka Denpasar.
RSUD Wangaya menyiapkan 3 unit ambulans serta 12 tabung oksigen.
Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan keadaan darurat saat pelaksanaan pawai ogoh-ogoh.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Wangaya, dr I Wayan Edy Wirawan mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim medis yang akan bertugas di posko kesehatan di Kantor Wali Kota Denpasar.
Baca juga: 373 Ogoh-ogoh Akan Diarak di Denpasar Saat Malam Pengerupukan, Batas Waktu Pukul 24.00 Wita
Langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan yang rutin dilakukan setiap tahun saat malam pengerupukan.
Menurutnya, RSUD Wangaya selalu dilibatkan dalam mendukung pelayanan kesehatan selama rangkaian Hari Raya Nyepi, khususnya saat kegiatan pawai ogoh-ogoh yang melibatkan banyak masyarakat.
Oleh karena itu, kesiapan tenaga medis, sarana ambulans, serta perlengkapan medis menjadi hal penting yang harus dipastikan.
"Untuk ambulans kami menyiapkan tiga unit. Satu ambulans akan disiagakan langsung di lokasi pengerupukan di sekitar Kantor Wali Kota Denpasar, sedangkan dua ambulans lainnya tetap siaga di RSUD Wangaya untuk mendukung pelayanan jika sewaktu-waktu dibutuhkan," ujarnya.
Selain ambulans, pihaknya juga menyiapkan 12 tabung oksigen untuk mendukung penanganan medis di lokasi kegiatan.
Tabung oksigen tersebut terdiri dari beberapa ukuran, baik tabung besar maupun tabung kecil, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan penanganan pasien di lapangan.
Menurutnya, ketersediaan oksigen menjadi salah satu hal penting dalam pelayanan kegawatdaruratan.
Oleh sebab itu, pihak rumah sakit memastikan jumlah oksigen yang disiapkan mencukupi untuk mendukung pelayanan selama kegiatan berlangsung.
"Total ada 12 tabung oksigen yang kami siapkan, terdiri dari tabung besar dan kecil. Ini untuk mengantisipasi jika terjadi kondisi darurat saat pawai ogoh-ogoh," jelasnya.
Ia menambahkan, apabila terjadi kekurangan oksigen di lokasi, tim medis akan segera melakukan koordinasi dengan pihak rumah sakit untuk mendatangkan tambahan tabung oksigen dari RSUD Wangaya ke posko kesehatan di Kantor Wali Kota Denpasar.
Selain itu, RSUD Wangaya membuka posko kesehatan di Kantor Wali Kota Denpasar selama kegiatan pengerupukan berlangsung.
Posko ini akan menjadi pusat koordinasi tim medis yang bertugas di lapangan bersama Dinas Kesehatan Kota Denpasar serta tim di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Saat-Tawur-dan-Pawai-Ogoh-ogoh-Dishub-Gelar-Rekayasa-Lalu-Lintas-di-Catur-Muka-Denpasar-Bali.jpg)