Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Atensi Sampah Malam Pangerupukan, Pemkot Denpasar Terjunkan 1.063 Petugas Kebersihan 

Atensi Sampah Malam Pangerupukan, Pemkot Denpasar Terjunkan 1.063 Petugas Kebersihan 

Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Tangkapan Layar Live Facebook Tribun Bali
Parade ogoh ogoh malam pengerupukan Nyepi tahun Caka 1945 di Seputaran Jalan Gunung Agung Kota Denpasar, Minggu 10 Maret 2024 malam 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk antisipasi sampah saat malam pangerupukan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar menyiagakan 1.063 petugas.

Selain itu, juga disiapkan puluhan armada untuk penanganan sampah di seluruh wilayah Denpasar.

Sekretaris DLHK Kota Denpasar, I Wayan Tagel Sidartha, mengatakan personel yang diterjunkan terdiri dari 627 tenaga penyapuan.

Baca juga: Kemenhub Siapkan Sejumlah Mitigasi Jika Banyak Kendaraan Belum Terangkut Jelang Nyepi

Lalu 231 pasukan kebersihan, 40 personel satgas, 50 tenaga Jumali, 20 petugas bengkel, serta 95 petugas pertamanan. 

"Total personel yang kami siagakan mencapai 1.063 orang untuk mengantisipasi peningkatan sampah selama rangkaian Pangerupukan," katanya.

Baca juga: Wujudkan Komitmen Pegadaian Selalu Hadir, Area Denpasar 1 Perkuat Program Sosial Saat Ramadan

Pihaknya menjelaskan, DLHK juga menyiapkan armada operasional yang terdiri dari 35 armada pasukan kebersihan, 15 armada pertamanan, 16 armada moci, serta dua unit swifer. 


Armada tersebut akan disebar untuk mempercepat pengangkutan sampah setelah kegiatan arak-arakan ogoh-ogoh di berbagai wilayah Denpasar.


Menurut Tagel Sidartha, DLHK juga telah berkoordinasi dengan sejumlah desa adat untuk lokasi pembersihan atau meprelina bangkai ogoh-ogoh setelah pawai selesai. 


Lokasi yang disiapkan antara lain Setra Adat Denpasar (Setra Badung), Setra Pengerebongan di Desa Adat Kesiman, Setra Yangbatu di Desa Adat Yangbatu.


Lalu Setra Bantas di Desa Adat Sumerta, Setra Gada Mayu di Desa Adat Padangsambian, serta Setra Tembau di Desa Adat Tembau.


Dia memperkirakan volume sampah saat Pangerupukan mencapai sekitar 150 ton. 


"Sampah harian di Denpasar rata-rata lebih dari 1.000 ton per hari dan saat Pangerupukan biasanya meningkat sekitar 10 hingga 15 persen," katanya.


DLHK berharap dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan saat rangkaian kegiatan menjelang Nyepi berlangsung.


Sehingga penanganan sampah bisa lebih cepat. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved