Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Kenaikan Tunjangan Guru, Guru di Denpasar Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar

Kenaikan Tunjangan Guru, Guru di Denpasar Harap Ada Pengurangan Beban di Luar Mengajar

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
ist
Ilustrasi uang. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Kebijakan baru pemerintah terkait kenaikan dan perbaikan skema pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) disambut positif oleh kalangan pendidik di Denpasar, Bali

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyebut  tunjangan guru non-ASN naik menjadi Rp2 juta per bulan dan guru ASN sebesar gaji pokok.

Tunjangan guru non-ASN naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta, guru ASN menerima tunjangan sebesar gaji pokok.

Baca juga: SERIUS Tingkatkan Perolehan Pajak, Bapenda Denpasar Akan Luncurkan Kluster Kedai Pasar

Tak hanya nominal yang naik, ia juga menyebut ada skema baru yang memangkas birokrasi dengan mentransfer tunjangan langsung ke rekening guru setiap bulan dari pusat.

Merespons kebijakan tersebut, Desi Nurani Sari, seorang guru di SMPN 5 Denpasar, menilai kenaikan tunjangan ini sangat sah dan berdasar jika melihat realitas beban kerja guru saat ini. 

Baca juga: Kronologi WNA Asal Belgia Ditemukan Meninggal di Vila Nusa Penida Bali, Berawal Setelah Sarapan

Menurutnya, ekspektasi yang menganggap menjadi guru, terutama di sekolah negeri adalah pekerjaan yang santai, adalah keliru.


"Jauh ternyata, ketika mengajar di negeri, saya malah jadi guru yang jauh lebih sibuk. Banyak banget program-program turunan dari pemerintah pusat maupun daerah yang mesti dilakukan oleh sekolah," ujar Desi, Selasa, 16 Juni 2026.


Ia membeberkan bahwa tugas tambahan di luar mengajar dan mendidik menyita waktu yang sangat besar. 


"Tugas mereka ternyata tidak cuman mengajar saja. Di sekolah, guru kadang harus jadi LO, bahkan EO. Jadi macam-macamlah. Dengan beban kerja seperti itu, menurut saya kenaikan ini sangat sah," imbuhnya.


Desi juga mengapresiasi sistem pencairan baru. 


Berbeda dengan sistem lama yang sering macet dan dirapel per tiga bulan,.bahkan sering terlambat.


Kini dengan sistem transfer langsung tiap bulan membuat guru lebih tenang.


"Dulu kan kalau tidak salah tiga bulan sekali baru keluar, nunggunya lumayan dan kadang ngaret. Kita sering bertanya-tanya, mandeg di mana sebenarnya? Tapi sejak aturan baru pencairan langsung dari pusat ke rekening masing-masing, tiap bulan lancar banget. Sekarang sih aman saja," tambahnya.


Namun ia berharap ada pengurangan beban bagi guru di luar tugas mengajar.


Sehingga guru bisa lebih fokus untuk mengajar.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved