Harga BBM
Wacana Pembelajaran Daring Demi Hemat BBM, Disdikpora Denpasar Tunggu Arahan Pusat
Terkait pembagian MBG jika pembelajaran daring, pihaknya akan berkoordinasi dengan SPPG.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Demi menghemat konsumsi BBM, pemerintah mewacanakan pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan (daring) bagi siswa.
Wacana ini muncul akibat adanya tekanan global pasokan energi akibat perang di Timur Tengah.
Dalam wacana tersebut, pembelajaran daring akan dilaksanakan April 2026, usai libur Lebaran.
Menanggapi wacana tersebut, Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gede Wiratama mengaku masih menunggu arahan pusat.
Baca juga: Konsumsi BBM Regional Jatimbalinus Diprediksi Meningkat 11,9 Persen Selama Libur Idul Fitri 2026
"Saat ini kami belum mendapat arahan. Itu baru wacana. Kami masih menunggu surat resminya dulu dari pusat," kata Wiratama, Selasa 24 Maret 2026.
Wiratama menambahkan, pihaknya belum tahu juga teknis pelaksanaan daring kali ini.
Apalagi dalam wacana yang diberitakan, ada pengaturan pembelajaran untuk praktikum dan pembelajaran yang mewajibkan tatap muka.
Meski demikian, pihaknya mengaku sudah siap apabila pembelajaran harus dilaksanakan daring.
Hal ini berkaca pada pengalaman daring saat Covid-19 lalu dan pada beberapa kesempatan lainnya.
"Kami di Denpasar sudah biasa belajar daring. Karena ini bukan yang pertama kalau seandainya jadi," ungkapnya.
Nantinya, pihaknya tinggal menyesuaikan dengan kebijakan dari pusat.
Sementara terkait pembagian MBG jika pembelajaran daring, pihaknya akan berkoordinasi dengan SPPG.
"Nanti kan kalau jadi daring, kami duduk bersama dengan SPPG. Dan nanti juga akan menyesuaikan dengan aturan dari pusat juga," paparnya. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/AA-Gede-Wiratama-Ramai-Sewa-Kantin-Sekolah-Rp-205-Juta.jpg)