Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Saat Nyepi, Harga Cabai di Denpasar Sempat Tembus Rp150.000 per Kilogram, Kini Mulai Turun

Saat Nyepi, Harga Cabai di Denpasar Sempat Tembus Rp150.000 per Kilogram, Kini Mulai Turun

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
ilustrasi cabai 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Harga cabai rawit merah di Denpasar sempat menyentuh angka Rp 150 ribu per kilogram.

Kenaikan harga cabai ini terjadi saat dua hari raya besar bertemu yakni Nyepi dan Idul Fitri 2026.

Namun kini, harga mulai berangsur turun dan menyentuh harga Rp 100 ribu perkilogram.

Pedagang bumbu dapur di Pasar Badung, Ni Wayan Wandri menyebut, sehari setelah Nyepi dan jelang Idul Fitri lalu harga cabai rawit merah mencapai Rp150.000 per kilogram.

Baca juga: Harga Emas Batangan Hari Ini 24 Maret 2026, Beli Emas 2 Gram Rp5.607.000, 5 Gram Rp13.916.000

"Sekarang sudah turun. Harganya Rp 100 ribu per kilogram," katanya. 

Wandri menyebut, tingginya harga cabai memang dari petani.

Hal itu dikarenakan pasokan tidak begitu banyak ke pasar. 

Sementara permintaan cukup tinggi jelang perayaan Idul Fitri.

Baca juga: Wacana Pembelajaran Daring Demi Hemat BBM, Disdikpora Denpasar Tunggu Arahan Pusat

Tidak hanya cabai rawit, harga bawang merah diakuinya masih tinggi terutama untuk jenis bawang bima.


Saat ini harganya masih Rp 50 ribu per kilogram. 


Sementara untuk bawang Bali Karet Rp 40 ribu per kilogram. 


Normalnya harga bawang merah berkisar Rp 30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram.


"Untuk harga tomat juga tinggi, mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per kilogram tergantung ukuran," katanya.


Sedangkan untuk bawang putih, harganya masih normal yakni Rp 35 ribu per kilogram. 


Pedagang lain, Ni Ketut Murci juga menyebut harga cabai rawit masih tinggi.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved