Penusukan di Bali
Update Kasus Penusukan WNA di Kerobokan: Aksi Terencana, Sayatan di Leher, Bahu Hingga Lengan
Kasus penusukan WNA di Kerobokan sampai saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian mengingat aksi ini merenggut nyawa korban.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kasus penusukan WNA di Kerobokan sampai saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian mengingat aksi ini merenggut nyawa korban.
Pihak kepolisian sendiri menyebut sudah mengantongi ciri-ciri pelaku yang melakukan penusukan terhadap korban.
Seperti diketahui, WNA) asal Belanda berinisial RP (49) tewas setelah tikaman senjata tajam oleh dua pria tak dikenal
Dari hasil penyelidikan dan pengamatan, korban mengalami luka yang cukup berat terutama luka penusukan di area vital.
Baca juga: KARAKTER dan Anatomi Jadi Kekuatan Ogoh-ogoh Tampaksiring, Wawancara Khusus dengan Gus Man Surya!
Ps Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti menjelaskan bahwa ada luka robek parah di wajah hingga mengenai telinga kiri, serta luka di leher, bahu, lengan, punggung, dan paha.
Diduga kuat korban tewas akibat kehabisan darah usai ditikam berkali-kali.
"Di lokasi kejadian, unit reskrim menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya pecahan mata pisau, kacamata, handphone, sandal, serta bagian senter," ucapnya.
Tidak ada barang milik korban yang dilaporkan hilang dalam peristiwa ini.
Hal ini menguatkan dugaan bahwa aksi tersebut bukan perampokan, melainkan serangan terencana.
Disinggung mengenai hasil penyelidikan sementara, diakui jika di TKP minimnya CCTV di area villa, sehingga menjadi kendala dalam pengungkapan kasus.
Namun jajaran reskrim disebutkan sudah memburu jejak pelaku melalui rekaman kamera di jalur keluar masuk gang.
"Ciri-ciri kedua pelaku telah dikantongi. Namun masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas dan motif di balik pembunuhan sadis ini," imbuhnya.
Baca juga: Kemenpar Sebut Kunjungan Turis Masuk Bali Saat Libur Lebaran dan Nyepi 2026 Meningkat 3,5 Persen
Baca juga: Banyak Tantangan, Koster Puji Integritas Pansus TRAP DPRD Bali
Polisi Terjunkan Tim Gabungan
Kombes Pol Ariasandy, mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah menerjunkan tim gabungan untuk mengungkap kasus ini.
Penyelidikan intensif kini dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi kunci yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung.