Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pembunuhan di Bali

CEMBURU Buta Berujung Tragedi Berdarah di Bengkel Jalan Pantai Kuta, Obeng Nancap hingga Tewas!

Seorang pria berinisial MB (47) meregang nyawa setelah kepalanya ditikam menggunakan obeng oleh pelaku berinisial ESP (44). 

Tribun Bali/Istimewa/Polresta Denpasar
SOSOK - Pelaku kekerasan berujung kematian ESP (44) diamankan Polsek Kuta. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Perselisihan lama yang dipicu rasa cemburu berakhir tragis di kawasan Kuta, Badung. 

Seorang pria berinisial MB (47) meregang nyawa setelah kepalanya ditikam, menggunakan obeng oleh pelaku berinisial ESP (44). 

Insiden berdarah ini terjadi di depan bengkel motor Adi Jaya, Jalan Pantai Kuta, pada Sabtu 4 April 2026 dini hari.

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula dari teguran pelaku terhadap korban beberapa hari sebelum kejadian. 

Pelaku merasa tidak senang karena korban sering terlihat berada di rumah kontrakan mantan pacarnya.

Baca juga: PAKU, Barang Pecah Belah Hingga Kartu Ceki Ketemu Saat Penggeledahan di Blok Hunian WBP Rutan Negara

Baca juga: LANSIA Hilang Perkiraan Disembunyikan Gamang, Tim Gabungan Cari Sisir Jurang di Rumah Wayan Saja

"Pelaku sebelumnya sudah memperingatkan korban, agar jangan mendekati atau berada di tempat kontrakan mantan pacar pelaku," ujar Iptu I Gede Adi, pada Senin 6 April 2026. 

Ketegangan pertama kali muncul pada Senin 30 Maret 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.

Saat itu, ESP mendatangi rumah mantan kekasihnya dan mendapati korban sedang duduk berdua di depan warung kontrakan tersebut. 

ESP sempat menegur korban agar tidak mengganggu mantan pacarnya, sebelum akhirnya pergi untuk kembali bekerja di bengkel. Puncaknya terjadi pada Sabtu 4 April 2026 sekitar pukul 01.02 WITA. 

Korban MB datang ke bengkel tempat pelaku bekerja bersama seorang temannya bernama Alfian. 

Cekcok mulut pun tak terhindarkan. Situasi memanas ketika Alfian menarik kerah baju ESP dan memukul kepalanya.

Merasa terdesak, ESP mengambil sebuah obeng dari dalam bengkel dan menyerang balik. 

Iptu Gede Adi menjelaskan, bahwa pelaku awalnya melukai lengan Alfian sebelum akhirnya mengalihkan serangan kepada korban MB yang saat itu mencoba malerai.

"Pelaku menyerang saksi hingga luka, kemudian korban mendekat berusaha memisahkan," kata dia. 

"Saat itulah pelaku menikam kepala bagian kiri korban dengan obeng hingga korban terjatuh ke belakang dan kepala belakangnya membentur pinggiran beton trotoar," sambungnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved