Berita Denpasar
278 Hektare Lahan Sawah di Denpasar Hilang dalam Lima Tahun
Lahan persawahan di Kota Denpasar terus mengalami penyusutan setiap tahunnya akibat alih fungsi.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lahan persawahan di Kota Denpasar terus mengalami penyusutan setiap tahunnya akibat alih fungsi.
Dan saat ini, Dinas Pertanian Kota Denpasar tengah melakukan verifikasi untuk mendapatkan data valid.
Kepala Dinas Pertanian Kota Denpasar, AA Gde Bayu Brahmasta, penyusutan lahan terus terjadi setiap tahunnya dan tak terbendung.
Saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi dan penghitungan ulang luas baku sawah (LBS) untuk mendapatkan data riil terbaru.
"Data yang kami gunakan masih mengacu pada LBS tahun 2024 dari kementerian. Sekarang kami uji kembali melalui survei lapangan dan citra satelit untuk mengetahui kondisi sebenarnya di tahun 2025 dan 2026," katanya, Selasa, 28 April 2026.
Baca juga: Kurangi Lahan Tak Produktif di Denpasar, Lahan Bera Ditanami Jagung Manis
Ia menyebutkan, hasil sementara menunjukkan adanya penyusutan, namun di sisi lain juga ditemukan lahan yang sebelumnya tidak tercatat sebagai sawah kini kembali difungsikan.
"Memang ada penyusutan, tapi ada juga sawah baru yang sebelumnya tidak masuk data. Jadi angka pastinya masih kami hitung," jelasnya.
Berdasarkan data lima tahun terakhir, luas lahan sawah di Denpasar menunjukkan tren penurunan signifikan.
Tahun 2019 dan 2020, luas sawah tercatat masing-masing 1.958 hektare.
Kemudian berkurang menjadi 1.915 hektare pada 2021.
Baca juga: PANSUS TRAP Segera Panggil PT BTID Hingga PT JH, Ungkap Lahan Pengganti Mangrove &5 Pura Masuk SHGB
Kembali menyusut ke 1.871 hektare di 2022, dan menyusut cukup tajam menjadi 1.680 hektare pada 2023.
Sejak 2019 sampai 2023, penyusutan lahan sawah di Denpasar mencapai 278 hektar.
Jika dirinci per wilayah, penurunan paling mencolok terjadi di Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.
Di Denpasar Barat, luas sawah turun dari 217 hektare pada 2019 menjadi 149 hektare pada 2023.
Sementara di Denpasar Selatan, dari 536 hektare menyusut menjadi 449 hektare.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Ilustrasi-lahan-persawahan-di-Kota-Denpasar-693.jpg)