Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Libatkan 15.000 Siswa dan Mahasiswa, Disdikpora Denpasar Target Rekor Muri Yoga Asanas

AA Gde Wiratama menjelaskan, Yoga Asanas menjadi pembuka utama festival dan akan dilaksanakan serentak mulai pukul 07.00 WITA. 

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Kepala Disdikpora Denpasar, AA Gede Wiratama. Libatkan 15.000 Siswa dan Mahasiswa, Disdikpora Denpasar Target Rekor Muri Yoga Asanas 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Serangkaian Denpasar Education Festival 2026, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar akan menggelar Yoga Asanas.

Ditarget kegiatan yoga ini akan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Kegiatan ini digelar Rabu 6 Mei 2026, sementara Denpasar Education Festival digelar pada 6-8 Mei 2026. 

Belasan ribu siswa dan mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan yoga ini. 

Baca juga: ILDI Badung Bali Gelar Gathering dan Senam Sehat Line Dance

Kepala Disdikpora Kota Denpasar, AA Gde Wiratama menjelaskan, Yoga Asanas menjadi pembuka utama festival dan akan dilaksanakan serentak mulai pukul 07.00 WITA. 

Kegiatan ini melibatkan siswa dari berbagai jenjang pendidikan serta mahasiswa Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

"Yang pertama dilaksanakan adalah gebyar Yoga Asanas oleh siswa dan mahasiswa. Ini juga kita arahkan untuk pemecahan rekor MURI dari jumlah peserta terbanyak," katanya, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 12.053 siswa telah terdaftar melalui aplikasi untuk mengikuti kegiatan tersebut. 

Pelaksanaan akan dipusatkan di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang Denpasar dengan melibatkan 250 siswa secara langsung, sementara peserta lainnya mengikuti secara serentak di sekolah masing-masing.

"Data terakhir yang masuk sudah 12 ribu lebih siswa dan masih berpotensi bertambah. Target kami bisa mencapai 15 ribu peserta," kata Wiratama.

Selain Yoga Asanas, festival pendidikan ini juga akan diisi dengan peluncuran Senam Kota Denpasar ‘Vasudaiva Kutumbakam’ yang saat ini tengah diproses hak kekayaan intelektualnya melalui Kementerian Hukum dan HAM. 

Senam ini diharapkan menjadi identitas baru aktivitas fisik siswa di Denpasar.

Rangkaian kegiatan juga mencakup pameran hasil karya siswa, guru, dan pengawas sekolah. 

Produk yang ditampilkan antara lain karya ilmiah serta inovasi pembelajaran dari berbagai satuan pendidikan, termasuk sekolah swasta dan sekolah kerja sama (SPK).

Sebanyak 20 stan UMKM siswa dan 25 stan pameran pendidikan akan dilibatkan, ditambah partisipasi sejumlah organisasi perangkat daerah dan mitra kerja seperti Badan Pendapatan Daerah, Merdeka Belajar, serta Bank Indonesia. 

Festival ini juga akan diisi dengan pelepasan burung sebagai simbol pembukaan serta peninjauan stan pameran oleh Wali Kota Denpasar. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved