Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Progres Revitalisasi 132 Kios di Pasar Anyar Sari Denpasar Capai 90 Persen, Juni Ditarget Rampung

Perbaikan menyasar 132 bangunan kios dengan kembali menerapkan pola swadaya murni dari para pedagang.

Tayang:
Tribun Bali/Putu Supartika
Pelaksanaan revitalisasi Pasar Anyar Sari Batukandik Denpasar yang kini progresnya telah mencapai 90 persen. Progres Revitalisasi 132 Kios di Pasar Anyar Sari Denpasar Capai 90 Persen, Juni Ditarget Rampung 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pelaksanaan revitalisasi kios di Pasar Anyar Sari Batukandik, Denpasar, Bali, masih terus berjalan.

Saat ini, progres revitalisasi ini telah mencapai 90 persen.

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Kota Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata mengatakan, pembangunan kios ini ditarget selesai pertengahan Juni 2026.

"Tinggal finishing, dan sekarang juga kami masih lakukan perbaikan jalan berupa pengaspalan di jalan kios," katanya, Senin 11 Mei 2026.

Baca juga: Terminal Wangaya Diajukan Alih Fungsi, Direncanakan untuk Pasar dan Disewakan ke Pedagang!

Revitalisasi ini merupakan kelanjutan revitalisasi sebelumnya, dengan menyasar sisi barat Blok I. 

Perbaikan menyasar 132 bangunan kios dengan kembali menerapkan pola swadaya murni dari para pedagang.

Pada 2025, pihaknya telah merampungkan revitalisasi 40 kios di lokasi yang sama.

"Ini adalah tahap lanjutan karena sebelumnya revitalisasi tidak bisa dilakukan sekaligus, jadi harus bertahap," kata pria yang akrab disapa Gus Kowi ini.

Gus Kowi memaparkan bahwa proyek revitalisasi 132 kios ini melibatkan kurang lebih 80 pedagang aktif. 

Total anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan fisik kurang lebih mencapai Rp4 miliar, yang seluruhnya bersumber dari dana swadaya pedagang.

Menurutnya, pola swadaya ini menjadi opsi yang paling diminati karena menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain kecepatan pengerjaan karena proses revitalisasi dapat berjalan lebih cepat tanpa menunggu anggaran pemerintah.

Kedua kenyamanan karena pedagang mendapatkan tempat berjualan yang lebih representatif, bersih, dan nyaman.

Lalu ada keringanan biaya sewa sebagai kompensasi atas biaya pembangunan yang dikeluarkan, pedagang akan mendapatkan pembebasan biaya sewa kios dalam kurun waktu tertentu sesuai perhitungan nilai investasi mereka.

"Meskipun ada pembebasan biaya sewa, untuk Biaya Operasional Pedagang (BOP) masih tetap diberlakukan seperti biasa," tegasnya.

Saat disinggung mengenai rencana pengembangan selanjutnya, Gus Kowi memastikan bahwa dengan rampungnya pengerjaan 132 kios di sisi barat Blok I ini, maka seluruh area di Pasar Anyar Sari telah tersentuh perbaikan.

"Untuk sementara, semua bagian sudah direvitalisasi. Ini adalah tahap terakhir, jadi sementara belum ada lagi bangunan yang perlu direvitalisasi di kawasan ini," pungkasnya. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved