Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

PDAM Denpasar Siap Suplai Air untuk Pembangunan PSEL Denpasar Raya, Butuh 50 Kubik per Hari

PDAM Denpasar Siap Suplai Air untuk Pembangunan PSEL Denpasar Raya, Butuh 50 Kubik per Hari

Tayang:
Penulis: Putu Supartika | Editor: Aloisius H Manggol
Tribun Bali/Putu Supartika
Dirut Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma atau PDAM Denpasar, I Putu Yasa. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk mengatasi permasalahan sampah di Denpasar dan Badung, akan segera dibangun Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya.

Proses groundbreaking direncanakan akan dilakukan pada Juli 2026 ini di lahan milik Pelindo, Pesanggaran, Denpasar Selatan.

Dalam proses pembangunannya ini, diperlukan air 50 kubik per hari.

Terkait kebutuhan air tersebut, rencananya akan dipasok oleh Perumda Air Minum Tirta Sewakadharma atau PDAM Kota Denpasar.

Baca juga: Denpasar Bali Miliki 30 Ribu UMKM, Diskop Berikan Pelatihan Kemasan Hingga Digitalisasi

Hal itu diungkapkan oleh Dirut Perumda Tirta Sewakadharma, I Putu Yasa, Selasa, 12 Mei 2026.

Saat ini, Perumda telah melakukan pembicaraan dengan pemenang tender yakni Zhejiang Weiming asal China.

"Kami sudah melakukan pembicaraan terkait hal itu. Nanti akan ada penandatanganan kerjasama antara Perumda dengan pemenang tender. Jadinya antar perusahaan," kata Putu Yasa.

Baca juga: Hadiri HUT Ke-60 STT Tunggaling Adnyana Celuk Padang Luwih Bali, Wabup Badung: Beri Dukungan

Dalam tahap pembangunan ini, diperlukan 50 kubik air per hari. 


Dan saat operasional nantinya, ia menyebut kemungkinan akan diperlukan lebih banyak air lagi.


Menurutnya, kebutuhan air akan dimulai saat pelaksanaan groundbreaking yang rencananya dilaksanakan 8 Juli 2026.


Terkait dengan distribusi air ke lokasi pembangunan PSEL tersebut, pihaknya akan memanfaatkan pipa pengaliran menuju ke Pelabuhan Benoa. 


"Sudah ada pipanya, kami tinggal konek saja. Tapi yang perlu kami pikirkan kan untuk yang tahap operasionalnya mereka nanti. Itu akan kami carikan sumber-sumber airnya," paparnya.


Meski memberikan suplai air untuk kebutuhan pembangunan PSEL, pihaknya tidak akan mengabaikan pelanggan.


Dan untuk itu, pihaknya akan melakukan penambahan pipa dari reservoir yang ada di Tukad Bilok.


Reservoir ini dibangun oleh Dinas PU Provinsi melalui dana DAK.


Terkait pemasangan pipa menuju ke jalan Bypass Ngurah Rai ini akan dilaksanakan berbarengan dengan pengadaan pompa booster yang dilaksanakan oleh UPT PAM Provinsi Bali.


"Pompa booster dipasang, kami juga akan memasang pipa kurang lebih 750 meter. Itu dilakukan tahun ini," katanya.


Pemasangan pipa ini dilakukan untuk mencegah gangguan pengaliran ke Serangan dan persiapan untuk PSEL. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved