Sampah di Bali
IRT di Denpasar Bali Ubah Sampah Dapur Jadi Nutrisi Anggrek, Hemat Biaya Perawatan
Proses pengolahan sampah ini dilakukan melalui fermentasi sederhana menggunakan mikroorganisme lokal.
Menurutnya, edukasi ini memberikan solusi nyata bagi para ibu rumah tangga yang ingin menyalurkan hobi tanpa terbebani biaya tinggi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan pengabdian mengenai pembuatan pupuk organik cair dari sampah dapur serta ilmu perawatan tanaman anggrek ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan dan keterampilan anggota dalam memanfaatkan sampah rumah tangga menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan dan ekonomis, sekaligus memahami cara merawat anggrek dengan baik,” ungkap Sri Gunawati.
Ia juga berharap keterampilan yang telah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh anggota kelompok.
Kerja sama ini diharapkan terus berjalan ke depannya untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi keluarga berbasis lingkungan.
Budidaya anggrek selama ini sering dianggap sebagai hobi yang mahal karena ketergantungan pada pupuk pabrikan.
Kehadiran teknik pengolahan sampah ini mematahkan anggapan tersebut.
Para ibu rumah tangga kini dapat merawat tanaman hias mereka dengan kualitas profesional tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra.
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/IRT-di-Denpasar-Bali-Ubah-Sampah-Dapur-Jadi-Nutrisi-Anggrek-Hemat-Biaya-Perawatan.jpg)