Tribun Bali Award
Denpasar Go Digital Untuk UMKM Naik Kelas
Dewa Agung mengatakan, sektor UMKM adalah salah satu penopang produk domestik regional bruto (PDRB) baik nasional maupun daerah.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sedangkan untuk jumlah UMKM di Kota Denpasar saat ini mencapai 30 ribuan.
Dari jumlah tersebut, kebanyakan UMKM itu bergerak dalam bidang makanan atau food.
"Kalau UMKM Denpasar yang paling mendominasi itu food atau makanan. Data terakhir kami saat Covid-19 dan menerima BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro) sebanyak 30 ribuan," katanya.
Namun demikian, ia menyebut untuk UMKM mikro akan terus mengalami fluktuasi.
Di mana ada UMKM yang baru, dan ada juga yang sudah berhenti karena berbagai faktor.
Selain makanan, UMKM lain yang jumlahnya cukup banyak bergerak di bidang fashion, dan juga kopi.
Terhadap UMKM tersebut, Diskop Denpasar melakukan berbagai langkah pembinaan untuk peningkatan kualitas.
Pembinaan tersebut berupa workshop, diklat seperti diklat pemasaran, tentang kesehatan dan higienitas produk untuk bidang makanan.
Selain itu, juga ada workshop atau diklat membuat kemasan menarik dan juga memanfaatkan digitalisasi dalam pemasaran.
"Mereka ini kan semua sudah punya produk, kami memberikan workshop bagaimana agar kemasannya menarik dan lainnya," ungkapnya.
Dengan langkah ini, ia berharap UMKM tersebut tak hanya menjangkau pasar lokal, namun juga naik ke tingkat ekspor. (*)
Kumpulan Artikel Bali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Aplikasi-DPS-Wujudkan-Kota-Denpasar-Bali-Dalam-Satu-Genggaman.jpg)