Berita Denpasar
1.946 Warga Desil 1-5 Telah Aktivasi IKD Untuk Digitalisasi Bansos, Dukcapil Denpasar Jemput Bola
Dari data Dukcapil, untuk di 43 desa/kelurahan ada sebanyak 38.437 penduduk yang masuk desil 1 sampai 5.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk program piloting digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Denpasar, Bali, telah dimulai.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Denpasar melakukan jemput bola pelayanan ke desa/kelurahan di Denpasar.
Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dilakukan bagi agen pendamping dan penduduk yang masuk desil 1 sampai 5.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, Dewa Gde Juli Artabrata, Selasa 26 Mei 2026 mengungkapkan, sampai saat ini sebanyak 1.946 warga yang masuk desil 1 - 5 telah melakukan aktivasi.
Baca juga: Penerima Bansos Tak Layak di Buleleng Bali Bakal Dicoret, 103 Ribu KK Diverifikasi Ulang
"Yang kami sasar untuk aktivasi IKD terkait digitalisasi Bansos ini adalah penduduk sesuai data desil 1-5 DTSEN III (2025)," ungkapnya.
Pihaknya telah melakukan aktivasi IKD untuk bansos digital setelah adanya surat edaran Sekda Bali pada awal Mei lalu.
Dari data Dukcapil, untuk di 43 desa/kelurahan ada sebanyak 38.437 penduduk yang masuk desil 1 sampai 5.
Saat ini, masih ada sebanyak 34.187 warga yang belum aktivasi IKD.
Sebanyak 472 orang terdata telah meninggal dunia.
"Baru satu desa yakni Peguyangan Kangin yang penduduknya masuk desil 1 sampai 5 sudah 100 persen melakukan aktivasi IKD," paparnya.
Dalam aktivasi IKD ini, pihaknya mengalami beberapa kendala seperti ada penduduk yang tak tinggal di alamat yang tertera.
"Sebanyak 606 orang tidak tinggal di alamat yang tercantum," paparnya.
Selain itu, terdata sebanyak 1.226 penduduk yang tidak memiliki ponsel pintar.
Bagi warga yang belum memiliki ponsel pintar, akan dibantu oleh petugas.
Selain itu, pihaknya juga melakukan aktivasi IKD untuk 85 orang agen pendamping dari Dinas Sosial Denpasar.
Untuk memperluas jangkauan aktivasi IKD, Dukcapil Denpasar menerapkan strategi integrasi layanan.
Saat ini, setiap warga yang melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el) akan langsung dipandu untuk mengaktivasi IKD di tempat. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/1946-Warga-Desil-1-5-Telah-Aktivasi-IKD-Untuk-Digitalisasi-Bansos-Dukcapil-Denpasar-Jemput-Bola.jpg)